ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Puluhan DPO Ditangkap, Mulai Kasus Penipuan Umrah hingga Penipuan Rp208 Miliar

Terlibat Investasi Bodong, Peserta Ajang Pencarian Bakat Ditangkap Polisi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/10/2021). Polri telah mengamankan sepuluh orang daftar pencarian orang (DPO) kasus tidak pidana perdagangan orang (TPPO), penipuan, maupun penggelapan uang.

Kabar itu dibenarkan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.

Penangkapan para DPO dilakukan dalam rentang waktu sebulan terakhir.

Setidaknya ada tiga tersangka yang terlibat kasus TPPO, lalu satu tersangka terlibat kasus penipuan calon jamaah umrah yang menjadi atensi publik dengan korban berjumlah 2.705 orang. Selanjutnya, satu tersangka terlibat kasus penipuan dengan kerugian sekitar Rp208 miliar dengan banyak korban.

“Lima tersangka lainnya terlibat kasus penipuan/penggelapan/pemalsuan surat,” ujar Andi Rian melalui keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Masing-masing DPO yang ditangkap, berikut inisialnya:

  1. MN, tindak pidana Pasal 4 PTPPO sesuai Laporan Polisi: LP/B/0016/I/2021/BRK tanggal 7 Januari 2021, berdasarkan No. DPO: DPO/11/VIII/Dittipidum, tanggal 25 Agustus 2021. Tersangka ditangkap di Perum Nusa Indah Blok U No. 10 Kelurahan Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor pada 16 September 2021.
  2. DF, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat sesuai Laporan Polisi: LP/ 913/IX/2016/BRK Tanggal 6 September 2016, tersangka ditangkap di rumahnya di Kota Jambi pada 28 September 2021.
  3. PH L, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat sesuai Laporan Polisi: LP/ 913/IX/2016/BRK tanggal 6 September 2016. Dia ditangkap di rumahnya di Kota Jambi pada 29 September 2021.
  4. BR, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat sesuai Laporan Polisi: LP/ 913/IX/2016/BRK tanggal 6 September 2016. Tersangka ditangkap di rumahnya di Kota Jambi pada 28 September 2021.
  5. S, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat sesuai Laporan Polisi: LP/ 913/IX/2016/BRK tanggal 6 September 2016. Tersangka ditangkap di rumahnya di Kota Jambi pada 29 September 2021.
  6. AS, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat sesuai Laporan Polisi: LP/ 913/IX/2016/BRK tanggal 6 September 2016, tersangka ditangkap di rumahnya di Kota Jambi pada 29 September 2021.
  7. Hajah T, tindak pidana pasal 4 PTPPO, sesuai Laporan Polisi: LP/A/0172/III/2021/BRK Tanggal 16 Maret 2021, berdasarkan No. DPO: DPO/08/V/2021/Dittipdum tanggal 25 Mei 2021. Tersangka ditangkap di rumahnya di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara pada 29 September 2021.
  8. Hjah Y, tindak pidana pasal 4 PTPPO, sesuai Laporan Polisi: LP/A/0172/III/2021/BRK tanggal 16 Maret 2021, berdasarkan No. DPO: DPO/09/V/2021/Dittipdum tanggal 25 Mei 2021. Tersangka ditangkap di Cianjur, Jawa Barat pada 8 Oktober 2021.
  9. MA, tindak pidana penipuan, penggelapan dan pencucian uang, sesuai Laporan Polisi: LP/B/1056/XII/2019/BRK tanggal 19 Desember 2019. Tersangka ditangkap di lantai 4 kantor Dittipidum Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada 4 Oktober 2021.
  10. Insinyur B, tindak pidana menyuruh menempatkan keterangan palsu pada akta autentik dan penipuan, sesuai Laporan Polisi: LP/259/II/2018/BRK tanggal 21 Februari 2018. Tersangka ditangkap di Jakarta Selatan pada 5 Oktober 2021.
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Resep Brownies Shiny Crust Tanpa Oven

Read Next

KH. Iskandar Umar Abdul Latif