ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

AS Tak Dukung Normalisasi Hubungan dengan Suriah

Anthony Blinken Dicalonkan Menlu AS

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/10/2021). Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken mengumumkan pada Rabu (waktu setempat) bahwa Amerika Serikat tidak akan mendukung upaya untuk menormalkan hubungan dengan Suriah sampai ada kemajuan terkait solusi politik di Suriah.

Al Jazeera melaporkan Blinken yang mengatakan pada konferensi pers di Washington yang dihadiri oleh Menteri Luar Negeri UEA Abdullah bin Zayed Al Nahyan dan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bahwa sejumlah negara Teluk Arab dan di Timur Tengah, mereka telah mencoba untuk melanjutkan hubungan dengan Suriah.

Yordania membuka kembali salah satu perbatasan utamanya dengan Suriah pada akhir September. Raja Yordania Abdullah berbicara dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad bulan ini setelah satu dekade.

Sementara itu, para menteri luar negeri Suriah dan Mesir bertemu bulan ini di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

Media Mesir menggambarkan tingkat kunjungan ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam dekade terakhir.

Menteri Ekonomi UEA juga mengumumkan pada hari Minggu bahwa negara dan Suriah telah sepakat untuk memperluas kerja sama ekonomi dan menemukan bidang kerja sama baru.

UEA membuka kembali kedutaannya di Suriah pada 2018 dan mengatakan awal tahun ini bahwa sanksi AS yang luas terhadap Damaskus telah mempersulitnya untuk kembali ke Liga Arab.

“Apa yang belum dan tidak ingin kami lakukan adalah mendukung upaya untuk menormalkan hubungan atau menghidupkan kembali Bashar al-Assad atau mencabut sanksi terhadap Suriah atau mengubah posisi kami menentang rekonstruksi Suriah,” katanya.

Amerika Serikat tidak akan mendukung upaya apa pun untuk menormalkan hubungan dengan Suriah sampai ada kemajuan yang tidak dapat diubah menuju solusi politik, yang kami yakini perlu dan vital.

Amerika Serikat menutup kedutaan besarnya di Suriah pada 2012.

“Sembilan bulan setelah Presiden AS Joe Biden menjabat pada 20 Januari, Washington telah fokus pada perluasan akses kemanusiaan ke Suriah, melanjutkan perang melawan ISIS, dan mengklarifikasi komitmen Amerika Serikat untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah Assad,” kata Blinken.

Perang di Suriah telah merenggut 350.000 nyawa sejauh ini, menurut angka PBB.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Doa Empat Bulanan Usia Kehamilan

Read Next

Komandan Taliban Tewas di Afghanistan Timur