ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Duh, Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di NTT Meningkat Sepanjang 2020

Kasus Kekerasan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/10/2021). Sepanjang 2020, diNusa Tenggara Timur, kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami anak-anak dan perempuan meningkat hingga mencapai 564 kasus.

“Berdasarkan data yang kami terima menunjukkan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami perempuan dan anak meningkat selama masa pandemi COVID-19 hingga mencapai 564 kasus,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ilen Adriany , dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).

Ilen menduga masih banyak kasus-kasus kekerasan baik terhadap anak maupun perempuan yang tidak dilaporkan oleh korban kepada aparat keamanan.

Ilen mengatakan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dialami anak-anak maupun perempuan yang resmi dilaporkan melalui aplikasi Simponi mencapai 564 kasus pada 2020.

“Kasus kekerasan pada anak dan perempuan yang terjadi pada 2019 jumlahnya di bawah 564 kasus. Kami masih merangkum kasus-kasus yang terjadi pada 2021 ini,” terangnya.

Lebih lanjut , kata dia, banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak diselesaikan melalui jalur damai yang difasilitasi tokoh-tokoh agama maupun LSM yang peduli terhadap perlindungan anak dan perempuan di NTT.

Laporan kasus kekerasan yang dialami anak dan perempuan itu termasuk angka yang tinggi.

“Kami yakin masih banyak kasus yang belum dilaporkan karena banyak faktor seperti keluarga merasa malu apabila korban melaporkan ayah atau ibunya yang melakukan kekerasan terhadap anak. Begitupun juga istri merasa malu apabila melaporkan suaminya kepada pihak Kepolisian karena melakukan tindakan kekerasan,” jelas Ilen.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Selasa 12 Oktober 2021

Read Next

Hampir 5 Ribu Fintech Ilegal Telah Diblokir Kominfo