ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Jaksa Tuntut Juarsah Lima Tahun Kurungan dan Bayar Denda

Jaksa Tuntut Juarsah Lima Tahun Kurungan dan Bayar Denda

Konfirmasitimes.com-Jakarta (08/10/2021). Terjerat kasus gratifikasi pembangunan 16 proyek pembangunan jalan, Bupati nonaktif Muara Enim Juarsah dituntut lima tahun penjara dan subsider enam bulan penjara.

Tak hanya itu, asetJuarsah juga disita bila tak mampu membayar denda.

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Palembang, Jumat (08/10/2021). Di depan majelis hakim yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Sahlan Efendi itu, JPU menyebut terdakwa menerima fee sebesar Rp4 miliar dari proyek tahun 2018.

“Meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan vonis lima tahun penjara karena melanggar Pasal 12 huruf a Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 31 Tahun 199 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP,” terang JPU KPK Ricky Benindp Magnas.

Uang itu, kata Jaksa, dipakaiJuarsah untuk keperluan pribadi hingga pencalonanan anak dan istrinya sebagai anggota DPRD Sumatera Selatan dan Palembang. Tuntutan itu lantaran terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi serta selama persidangan tidak jujur dan tidak mengakui kesalahan.

“Hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum,” ujarnya.

Setelah sidang,Juarsah mengaku optimistis bebas dari jeratan hukum.Juarsah mengklaim tak menerima sepeser uang dari proyek itu saat menjabat Wakil Bupati Muara Enim mendampingi terpidana Ahmad Yani.

“Saya tetap pada pendirian saya. Sebagaimana dalam persidangan, saya tidak terbukti menerima fee, tidak ada barang bukti yang bisa dibuktikan dalam persidangan,” ungkapnya.

Meski demikian, JPU menuntutJuarsah membayar denda Rp300 juta dan pidana tambahan berupa uang pengganti sebanyak Rp4 miliar. Bila tak melunasi, aset terdakwa bakal disita untuk mengganti uang pengganti dan bila tak mencukupi maka diganti pidana penjara selama satu tahun.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Siap-siap, Hari Ini Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Tahap I

Read Next

Biden Perpanjang Darurat Nasional di Suriah