ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Hampir Lima Juta Pekerja Migran Bekerja Ilegal, Pulang Ada yang Sudah Meninggal

Hampir Lima Juta Pekerja Migran Bekerja Ilegal, Pulang Ada yang Sudah Meninggal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/10/2021). Setidaknya ada lima juta pekerja migran telah diberangkatkan secara ilegal.

Catatan itu diungkap oleh Badan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Selama dua tahun terakhir, sekitar 65 ribuan dari mereka yang dibantu kepulangannya, beberapa sudah meninggal dunia.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyampaikan jutaan pekerja migran diberangkatkan melalui sindikat.

Mayoritas korban yakni perempuan. Di negara tempat mereka bekerja, tak jarang para korban mendapat kekerasan dari majikannya atau tidak mendapat upah.

Dalam dua tahun terakhir, pihaknya sudah membantu kepulangan 65.734 pekerja. Dari jumlah tersebut, salah satu dari mereka pulang sudah dalam keadaan meninggal sebanyak 981 orang, 1.316 sakit dan 60 ribu orang terjerat hukum.

“Ada 4,7 juta, hampir 5 juta (pekerja migran) tidak tercatat resmi. Itu mereka 90 persen korban penempatan ilegal,” kata Benny, saat membuka rakornas BP2MI, dalam keterangannya di Bandung, Rabu (06/10/2021).

“Banyak yang harus dideportasi, kita layani kedatangannya dan kita pastikan tiba dengan selamat di daerah asalnya,” ucap imbuhnya.

Menurutnya, sindikat yang masuk dalam tindak pidana penjualan orang seperti ini diduga melibatkan banyak pihak.

Jadi beragam instansi terkait harus meningkatkan pengawasan sekaligus membongkar praktik penempatan pekerja migran ilegal.

“Ini adalah Kejahatan yang dilakukan secara sistematis, terorganisir dan melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

BP2MI sejauh ini mengupayakan membentuk satgas internal pemberantasan sindikat penempatan pekerja migran ilegal. Pihaknya sudah mendapat mandat khusus dari Presiden Joko Widodo.

“Perintah Presiden melindungi PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah Satgas Komjen (Purn) Suhardi Alius mengatakan komitmen ini harus dirasakan secara langsung. Sehingga, sindikat bisa terungkap.

“Semua kita masukan (dalam satgas), penyidik kepolisian, kejaksaan, ppatk, untuk mendorong itu,” kata Suhardi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Resep Cake Mangga

Read Next

Dunia Dalam Tantangan Kemanusiaan Global