ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Eks Karyawan Facebook ke Senat AS: Jangan Percaya Facebook

Frances Haugen

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/10/2021). Frances Haugen, mantan karyawan di Facebook, mengatakan kepada Senat AS pada hari Selasa bahwa mereka seharusnya tidak mempercayai Facebook.

Menurut Politico, mantan karyawan Facebook itu, menuduh Mark Zuckerberg dan perusahaannya sengaja mempromosikan produk yang merugikan anak-anak dan remaja untuk meningkatkan keuntungan mereka.

Dia menambahkan: “Saya percaya bahwa produk Facebook membahayakan anak-anak dan menyebabkan perpecahan.” Pimpinan perusahaan tahu bagaimana membuat Facebook dan Instagram lebih aman, tetapi tidak membuat perubahan yang diperlukan karena mereka lebih memilih keuntungan astronomis mereka daripada orang-orang. Tindakan Kongres diperlukan dalam hal ini. Mereka tidak akan menyelesaikan krisis ini tanpa bantuan Anda.

Sidang Senat dimulai tiga minggu setelah Wall Street Journal menerbitkan beberapa pengungkapan berdasarkan dokumen yang dikumpulkan oleh Frances Haugen. Pengungkapan tersebut mencakup fakta bahwa peneliti Instagram milik Facebook menyadari dampak program mereka dalam menyebarkan efek buruk pada tubuh remaja dan memperburuk kesehatan mental mereka, tetapi dengan sengaja mengesampingkan efek tersebut.

Selama hampir dua tahun bekerja di perusahaan tersebut, Frances Haugen bekerja sebagai manajer produk Tim Integritas Masyarakat Facebook, dengan fokus mencegah campur tangan pemilu dan menangani misinformasi. Dia mengundurkan diri dari Facebook pada April tahun ini, diketahui telah menghapus ribuan halaman dokumen internal perusahaan.

Facebook telah mengklaim bahwa liputan berita tentang pengungkapan Frances Haugen memberikan gambaran yang salah tentang penyelidikan internal perusahaan, dan juru bicara perusahaan Andy Stone baru-baru ini mengatakan bahwa Frances Haugen tidak memiliki keahlian untuk menangani salah satu masalah utama.

Pada Senin, 4 Oktober, media sosial Facebook di seluruh dunia terganggu selama berjam-jam dan jutaan pengguna kesulitan mengaksesnya.

Facebook mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kesalahan dalam mengubah pengaturan sistem perutean (router) adalah alasan utama gangguan enam jam dalam layanan media perusahaan ke 3. 5 miliar pengguna.

“Tim teknik kami telah menemukan bahwa mengubah pengaturan pada router utama yang mengoordinasikan lalu lintas jaringan antara pusat data kami telah menyebabkan masalah,” perusahaan meminta maaf kepada pengguna, menurut pernyataan di laman resmi Facebook.

“Layanan kami sekarang telah diluncurkan kembali dan kami secara aktif bekerja untuk kembali ke normal,” kata pernyataan itu. 

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Trump Tak Lagi Masuk Daftar Orang Terkaya di AS

Read Next

Jutaan Ikan Mati, Petani di Cianjur Rugi Puluhan Juta