ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Yahukimo Rusuh: Puluhan Orang Ditangkap, Ribuan Warga Berlindung

Yahukimo Rusuh: Puluhan Orang Ditangkap, Ribuan Warga Berlindung

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/10/2021). Dua kelompok massa dari Suku Kimyal dan Suku Yali terlibat kerusuhan di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua pada Minggu (03/10/2021).

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, dari insiden itu setidaknya ada 52 orang diamankan, kesemuanya merupakan anggota Suku Kimyal yang melakukan penyerangan.

“52 orang tersebut dalam pemeriksaan intensif Penyidik Polres Yahukimo,” kata Ahmad.

Nahas, dari kerusuhan itu diketahui ada yang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Masyarakat Suku Yali yang menjadi korban aksi penyerangan turut dievakuasi pihak kepolisian juga aparat membuka komunikasi dengan tokoh-tokoh terkait.

Insiden itu diketahui berawal dari penyerangan yang terjadi pada pukul 12.45 WIT. Saat itu massa Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup mendatangi masyarakat Suku Yali menggunakan dua unit mobil minibus. Mereka juga membawa senjata tajam seperti busur panah dan parang.

Sekitar pukul 12.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapat informasi dari warga telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali.

Kasat Intelkam Polres Yahukimo, AKP I Nengah S Gaspar, bersama 20 personel lainnya lalu langsung menuju lokasi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, kelompok massa tersebut berhasil dihalau dan kemudian meninggalkan lokasi kejadian dengan menggunakan dua unit minibus menuju ke kompleks Suku Yali di perumahan masyarakat kompleks Telkomsel.

“Pukul 13.20 WIR, massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang berada di Hotel Nuri, dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, dalam keterangannya.

Menurut keterangan Ahmad, dari insiden itu setidaknya ada 52 orang diamankan, kesemuanya merupakan anggota Suku Kimyal yang melakukan penyerangan.

“52 orang tersebut dalam pemeriksaan intensif Penyidik Polres Yahukimo,” kata Ahmad.

Nahas, dari kerusuhan itu diketahui satu orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Masyarakat Suku Yali yang menjadi korban aksi penyerangan turut dievakuasi pihak kepolisian juga aparat membuka komunikasi dengan tokoh-tokoh terkait.

Dugaan sementara penyebab kerusuhan itu , menurut polisi, perihal pemberitaan meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta, Minggu (03/10/2021).

Sementara itu Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana bersama personel gabungan menuju ke Hotel Nuri dan ke kompleks masyarakat suku Yali yang berada di kompleks Telkomsel untuk menghalau massa.

“TNI-Polri melakukan pengamanan pada objek vital, di antaranya Kantor Bupati Yahukimo, Kantor DPRD Yahukimo, dan gedung perkantoran lainnya,” kata Ahmad.

Kekinian, Direskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani membeberkan jumlah korban akibat kericuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo terus bertambah.

Adapun jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi enam orang. Dari enam korban meninggal, seorang di antaranya diduga merupakan pelaku penyerangan.

“Masyarakat yang meninggal dunia enam orang yang salah satunya diduga adalah pelaku penyerangan. Seluruh jenazah masih disemayamkan di RSUD Yahukimo,” kata Faizal dalam keterangannya kepada media, Minggu (03/10/2021).

Saat ini, kata dia, masyarakat ketakutan karena khawatir akan kembali terjadi kericuhan. Karena itu, mereka saat ini tengah mengungsi di kantor polisi setempat.

“Sekitar seribu warga saat ini berlindung di Polres Yahukimo,” terang Faizal.

Menurut keterangan Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Cristian Ireeuw, situasi Yahukimo sempat memanas.

Menurutnya kerusuhan dipicu kabar meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta.

Cristian memastikan situasi tersebut kekinian terkendali dan dapat di atasi oleh TNI-Polri di Yahukimo.

“Kita belum tahu penyebabnya, sekelompok massa melakukan pembakaran salah satu hotel tertua di Yahukimo dan rumah di jalan paradiso 2 rumah warga yang dibakar,” ujar Cristian.

Antisipasi hal tak diinginkan, Cristian berencana berkunjung langsung ke Yahukimo untuk mengatasi insiden itu bersama Kapolres setempat.

“Saya sudah melaporkan (ke) Danrem 172 (PWY), perintah Danrem saya besok berangkat ke Yahukimo dengan kapolres (untuk) mengatasi masalah terjadi,” jelasnya.

Warganet di Twitter juga turut berbagi informasi perihal insiden ini.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Media Saudi Tuduh Hamas Lakukan Pertukaran Tahanan dengan Israel

Read Next

Resep Roll Cake Red Velvet