ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Luwu Sulsel Kembali Diterjang Banjir

Duh! Banjir Masih Betah di 11 Desa di Demak

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/10/2021). Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali diterjang musibah banjir.

Bencana banjir tepatnya merendam Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu.

Adapun penyebab banjir karena tingginya curah hujan.

Menurut keterangan Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, pihaknya sudah mengerahkan personel untuk membantu mengevakuasi warga terdampak banjir. Djunaidi menyebutkan Desa Ilun Batu, Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu merupakan daerah terparah terdampak banjir.

“Laporan dari BPBD Luwu, Desa Ilan Batu, Kecamatan Walenrang Barat merupakan daerah terparah terdampak banjir,” kata Djunaidi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (03/10/2021).

Personel dari pos unit siaga SAR Masamba dan Palopo, kata dia, telah bergerak ke lokasi banjir. Djunaidi mengungkapkan kondisi dilokasi cukup parah.

“Sejumlah rumah warga dikabarkan hanyut tersapu air. Tapi kita belum tahu apakah ada korban jiwa atau tidak,” katanya.

Sejauh ini, ia menambahkan, pihaknya bersama SAR gabungan masih melakukan assement dan mendata dampak banjir.

“Tim masih melakukan assesment di lapangan untuk mendata jumlah korban yang terdampak serta wilayah mana saja yang membutuhkan evakuasi segera”, kata Djunaidi.

Sebagai informasi, dalam seminggu Kabupaten Luwu sudah dua kali diterjang bencana banjir.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Wahid dalam keterangan tertulisnya menyampaikan banjir di Kabupaten Luwu meluas.

“Dua desa di Kecamatan Lamasi yakni Desa To’pongo dan Pongsamelum terendam banjir. Tidak ada korban jiwa dari berdasarkan assesment dilakukan BPBD Luwu,” kata Andi, beberapa waktu lalu.

Banjir di Kabupaten Luwu Utara setidaknya ada 303 rumah di tiga kecamatan tergenang banjir. Tiga kecamatan terendam banjir yakni Baebunta Selatan, Malangke, dan Sukamaju.

“Ketinggian muka air yang berkisar antara 30 hingga 100 cm tak hanya merendam perumahan warga, tetapi juga fasilitas umum dan aset lain warga, seperti lahan dan tambak,” katanya.

Andi Wahid mengatakan banjir di Luwu Utara akibat meluapnya air di Sungai Rongkong, Masamba, dan Lampuawa.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Derita Tumor Otak, Dirut PT TransJakarta Meninggal Dunia

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Senin 4 Oktober 2021