ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kekurangan Vitamin B12, Penyebab Kelelahan yang Perlu Anda Waspadai

Kekurangan Vitamin B12, Penyebab Kelelahan yang Perlu Anda Waspadai

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/10/2021). Tahukah anda kelelahan bahkan hingga sesak nafas bisa jadi karena kekurangan vitamin B12. Vitamin B12 atau cyanocobalamin adalah vitamin larut air yang kaya akan makanan seperti hati, daging merah, kerang, ikan, telur , dll. 

Vitamin ini sangat penting untuk fungsi normal otak dan sistem saraf kita. Hal ini juga diperlukan untuk menciptakan dan mempertahankan tingkat sel darah merah yang optimal.

Kekurangan vitamin B12 bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda dan menyebabkan sejumlah masalah yang tidak menyenangkan. Berikut adalah beberapa di antaranya.

PS: Kekurangan Vitamin B12 sering ditemukan pada orang tua dan pada mereka yang tidak makan makanan asal hewan.

Berikut informasi akibat kekurangan vitamin B12 yang dihimpun dari berbagai sumber.

Masalah jantung dan pembuluh darah

Kekurangan vitamin B12 meningkatkan kadar asam amino yang disebut homosistein, yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jika Anda berisiko terkena penyakit ini, setidaknya periksa secara berkala apakah Anda memiliki cukup sianokobalamin dalam tubuh Anda.

Anemia

Kekurangan B12 berhubungan dengan anemia makrositik, yang disertai gejala seperti intoleransi dingin, kelelahan, lesu, susah tidur, lesu, pucat, nafsu makan buruk dan sebagainya D. Menentukan kekurangan vitamin dan anemia hanya dapat melalui tes , jadi jangan menegakkan diagnosis hanya berdasarkan tanda-tanda di atas.

Kelelahan konstan

Produksi sel darah merah adalah salah satu fungsi utama vitamin B12. Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otot. Kadar B12 yang rendah mengakibatkan lebih sedikit sel darah yang diangkut oleh oksigen, yang dapat menyebabkan kelelahan dan kelesuan yang parah. Selain itu, cyanocobalamin penting untuk mendapatkan energi dari makanan.

Gejala yang mirip dengan demensia

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B12 kronis dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer. Tetapi bahkan kekurangan sementara dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan demensia: halusinasi, lekas marah, masalah memori, perubahan suasana hati , dll.

Dispnea

Masalah sel darah merah yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan sesak napas dan sering pusing. Ini sangat tidak menyenangkan bagi mereka yang suka berolahraga: bagaimanapun, bahkan berjalan kaki sederhana menjadi tantangan nyata bagi mereka.

Kerusakan sel saraf

Salah satu konsekuensi paling serius dari kekurangan vitamin B12 adalah kerusakan sel saraf. B12 sangat penting untuk kesehatan selubung mielin, yang mengelilingi dan melindungi saraf. Karena kekurangan vitamin ini, selubung mielin dapat runtuh, dan ini akan menyebabkan gangguan pada fungsi sistem saraf.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Resep Roll Cake Red Velvet

Read Next

Waspada, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava