ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kisah Pilu Balita Temani Jasad Neneknya Selama Berhari-hari

Kisah Pilu Balita Temani Jasad Neneknya Selama Berhari-hari

Konfirmasitimes.com-Jakarta (02/10/2021). Kisah pilu, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, seorang anak balita berusia tiga tahun berjenis kelamin laki-laki menemani neneknya yang sudah meninggal selama empat hari.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Kelapa Gading AKP Rio Mikael Tobing.

Insiden itu, kata dia, pertama kali dicurigai oleh tetangga korban pada Kamis (30/09/2021) lalu. Tetangga curiga setelah tercium bau busuk dari rumah nenek berinisial OJT (64).

“Tetangga terakhir bertemu korban itu empat hari yang lalu setelah itu selama empat hari tidak pernah bertemu. Tiba-tiba tetangga sebelah rumah persis kan ibu RT itu mencium bau tidak enak,” ujar Rio kepada awak media, Jumat (01/10/2021).

Tak lama, pihak kepolisian mendatangi titik lokasi lalu terpaksa mendobrak masuk dan menemukan balita itu berada tak jauh dari jenazah neneknya yang sudah tak bernyawa di atas tempat tidur.

“Saat itu anak itu kondisinya tidak terawat. Karena dalam beberapa hari terakhir kan nggak kelihatan,” terangnya.

Kemudian, jenazah OJT itu akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat dengan dugaan meninggal dunia karena riwayat TBC yang dideritanya.

“Ada indikasi meninggal karena sakit, karena memang ada riwayat penyakit TBC,” katanya.

Lalu, Rio membeberkan sang balita malang itu langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mengecek kondisi kesehatannya.

“Sekarang sudah dijemput sama keluarga juga,” katanya.

Mirisnya, balita tiga tahun itu tak terurus di dalam rumahnya, bahkan berhari-hari tak makan. Karena neneknya sudah meninggal di atas tempat tidur.

Menurut keterangan Ketua RT 06 RW 06 Pegangsaan Dua, Tika mengira balita itu sudah tiada.

“Saya pikir cucunya meninggal karena kan enggak makan tiga hari ternyata masih hidup,” ujar Tika , dalam keterangannya.

Kata Tika, sebelum terungkap, tetangga sering mendengar tangisan balita dari rumah OJT.

Akan tetapi, tangisan balita itu tak digubris para tetangga.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Peneliti Ungkap Bahaya Tak Terduga dari Susu Sapi untuk Anak-anak

Read Next

Tak Hanya Identitas, KTP Multi Task Sebagai NPWP