ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Profil Sabam Sirait , Pendiri PDIP

Sabam Sirait

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/09/2021).Sabam Sirait seorang politikus senior PDIP dinyatakan tutup usia, Rabu (29/09/2021)sekitar pukul 22.37 WIB.

Politikus sekaligus pendiri PDIP dengan nama lengkap Sabam Gunung Panangian Sirait itumeninggal dunia dalam usia 85 tahun.

Sabam wafat di Rumah Sakit Siloam, Jakarta, pada tanggal 29 September 2021. Penyebab kematiannya adalah sakit paru-paru.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Sabam lahir di Tanjung Balai, 13 Oktober 1936.

Semasa hidupnya anak pertama dari tiga bersaudara ini pernah menjabat sebagai anggota DPD RI periode 2018-2019 dari Provinsi DKI Jakarta.

Pada Pemilu 2019, Sabam kembali mencalonkan diri di daerah pemilihan yang sama, dan menang dengan perolehan suara terbanyak kedua 626.618 suara.

Suami dari dr Sondang Sidabutar ini memulai karier politiknya ketika masih kuliah di Fakultas Hukum UI (1958). Ia tertarik masuk dunia politik karena terjadi kekosongan setelah partai-partai dibubarkan Bung Karno. Sabam Sirait merupakan ayah dari anggota DPR RI Fraksi PDIP Maruarar Sirait.

Sabam aktif sebagai ketua cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta. Sebelum Pemilu 1982, Sabam Sirait menjadi anggota DPR-RI dengan jabatan Wakil Ketua Komisi II dan Wakil Ketua Badan Pekerja MPR-RI.

Sabam diketahui meneruskan jejak sang ayah, F H Sirait, pensiunan Departemen PU & T, salah seorang pendiri Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Sementara ibunya, Julia Sibuea adalah pedagang beras.

Sabam banyak terlibat dalam kegiatan organisasi politik. Sabam pernah menjabat Sekjen DPP Parkindo (1967–1973), Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Jan 1973), Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976), Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986), Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan.

Sebelum terjun ke dunia politik, Sabam Sirait pernah bekerja kantoran sebagai pegawai administrasi di SMA PSKD di Jakarta (1957–1958), dan pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta (1958–1960).

Riwayat Pendidikan

  • SD, Pematangsiantar (1949)
  • SMP, Pematangsiantar (1952)
  • SMA Nasrani Medan (1955)
  • Fakultas Hukum UI, Jakarta (tidak selesai, 1960)

Karir Partai Politik

  • Wakil Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1961–1967)
  • Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1967–1973)
  • Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Januari 1973)
  • Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976)
  • Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP (2005–sekarang)

Karir Politik

  • Anggota DPR GR / MPRS (1967–1971)
  • Wakil Ketua Badan Pekerja DPR GR / MPRS (1971–1973)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (1973–1977)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (1977–1982)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1983–1988)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1988–1992)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (Wakil Ketua Komisi I DPR RI) (1992–1997)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDIP (1999–2004)
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Delapan Tewas dalam Serangan Polisi terhadap 40 Pelayat di Nigeria

Read Next

Pemerintah Siapkan Dana Abadi Pendidikan Rp 81,7 triliun