ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Benarkah Ini Penyebab Kebakaran Kilang Balongan?

Kilang Pertamina Balongan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/09/2021). PT Pertamina (Persero) membeberkan penyebab kebakaran Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada 29 Maret 2021 dini hari lalu.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengungkapkan hasil investigasi dari pihak internal, perseroan juga melibatkan empat investigator eksternal yang melakukan audit atas kebakaran Kilang Balongan ini, diantaranya Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Pusat Penelitian Petir LAPI ITB, dan konsultan luar yakni Det Norske Veritas (DNV).

“Kami gunakan hasil investigasi ini untuk improvement atau kemajuan, apa saja lesson learn atau pelajaran dari investigasi ini yang akan dan sudah kita mulai lakukan improvement. Kita juga improve pada fasilitas yang tidak hanya di kilang saja, tapi ini kami jadikan standar di hulu dan juga hilir, jadi hulu, kilang, dan hilir,” ujar Nicke dalam keterangan tertulis usai  Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (29/09/2021).

Selain itu, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional, Subholding Refining & Petrochemical Pertamina, Djoko Priyono merincikan hasil investigasi dari keempat investigator itu.

Adapun Djoko menyimpulkan penyebabnya yakni “Mayoritas hasil investigasi menyebutkan telah terjadi kebocoran di dinding Tangki G dengan penyebab yang berbeda-beda dari setiap hasil investigasinya.”

Berdasarkan hasil investigasi serta analisis tersebut, penyebab kebocoran dan kebakaran tangki tersebut diduga antara lain:

Penyebab kebocoran karena terjadinya sambaran petir travelling pada pukul 23.09 WIB yang menyebabkan degradasi pada dinding / plat atau las-lasan di Tangki G yang menyebabkan penurunan penipisan dinding / plat atau las-lasan Tangki G, disusul dengan robek dan bocornya dinding tersebut akibat tekanan mekanik dari dalam tangki yang telah terisi BBM pada level mendekati penuh.

Kemudian penyebab kebakaran karena terjadi akibat sambaran petir atau induksi pada Tangki G yang berdampak terjadinya segitiga api (udara oksigen, vapor hydrocarbon, serta sambaran petir).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Resep Bolu Karamel atau Bolu Sarang Semut

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Kamis 30 September 2021