ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dipecat KPK, Benarkah 56 Eks Pegawai KPK Bakal Jadi ASN Polri?

Listyo Sigit

Konfirmasitimes.com-Jakarta (29/09/2021). Kisruh 56 pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK), mulai dari banyak penolakan hingga aksi mahasiswa turun kejalan seolah kini menemui titik terang.

Baru-baru ini, dikabarkan ke 56 pegawai eks-KPK itu bakal direkrut dan bekerja di Bareskrim Polri.

Menurut keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ia siap merekrut 56 pegawai tersebut untuk menjadi pegawai di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Bareskrim Polri.

Listyo mengungkapkan bila dirinya telah berkirim surat kepada Jokowi membahas 56 eks pegawai KPK itu.

“Hari Jumat yang lalu, saya telah berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memenuhi kebutuhan organisasi Polri terkait pengembangan tugas-tugas di Bareskrim Polri, khususnya di tipikor (tindak pidana korupsi),” kataListyo, kepada awak media di Papua, Selasa (28/09/2021).

Lebih lanjut, Listyo membeberkan apa saja nanti yang akan menjadi job descriptions eks pegawai KPK itu.

“Di mana ada tugas-tugas tambahan terkait dengan upaya-upaya pencegahan dan ada upaya-upaya lain yang harus kita lakukan dalam rangka mengawal penanggulangan COVID dan juga pemulihan ekonomi nasional, serta kebijakan-kebijakan strategis yang lain,” terang Listyo.

Selain menawarkan untuk siap merekrut,Listyo, dalam suratnya juga menawarkan agar 56 pegawai KPK yang gagal TWK dan diberhentikan, bisa direkrut sebagai ASN Polri.

“Oleh karena itu kami berkirim surat kepada Bapak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK, yang tidak lulus dites, tidak dilantik jadi ASN KPK, untuk bisa kami tarik, kemudian kami rekrut menjadi ASN Polri,” beber Listyo.

Listyo Sigit mengaku sudah menerima tanggapan dari Jokowi melalui Setneg.

“Kemudian kemarin, tanggal 27 kami mendapatkan surat jawaban dari Bapak Presiden melalui Mensesneg secara tertulis. Prinsipnya beliau setuju 56 pegawai KPK tersebut untuk bisa menjadi ASN Polri,” kata Listyo.

Kemudian, kata Listyo, pihaknya diarahkan agar berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) perihal masalah ini.

“Tentunya kami diminta untuk menindaklanjuti dengan Menpan RB dan BKN. Oleh karena itu proses saat ini sedang berlangsung, mekanismenya seperti apa, saat ini sedang kami diskusikan untuk bisa merekrut 56 tersebut menjadi ASN Polri,” terang Listyo Sigit.

Adapun alasan mengapa mau menerima 56 pegawai eks KPK itu, Listyo menilai, melihat rekam jejak para pegawai itu termasuk pengalaman mereka, menurutnya akan sangat bermanfaat.

“Kenapa demikian? Karena kita melihat terkait dengan rekam jejak kemudian pengalaman di dalam penanganan tipikor yang tentunya itu sangat bermanfaat untuk memperkuat jajaran organisasi yang kami kembangkan, untuk memperkuat organisasi Polri,” jelas Listyo Sigit.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pelaku Penembak Ustadz di Pinang Berhasil Diringkus Polisi

Read Next

Orang-orang Yahudi Demo, Menentang Tindakan Israel