ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Indonesia Bungkam Vanuatu Soal Pelanggaran HAM di Papua

Indonesia Bungkam Vanuatu Soal Pelanggaran HAM di Papua

Konfirmasitimes.com-Jakarta (27/09/2021). Indonesia membungkam Vanuatu yang terus menerus berusaha mengganggu Indonesia.

Diketahui dalamsidang umum PBB yang berlangsung di New York, Amerika Serikat,Vanuatu berusahamenyinggung soal pelanggaran HAM di Papua Barat.

Dimana Perdana Menteri (PM) Vanuatu Bob Loughman meminta supaya Komisi HAM PBB datang langsung ke Papua untuk mengecek dugaan pelanggaran HAM yang terjadi.

Tak sampai disitu PM Republik Vanuatu menyampaikan bahwa sebenarnya perkumpulan negara di Pasifik memintar agar PBB meminta kepada pemerintah Indonesia agar perwakilan PBB bisa berkantor di sana.

Lantas dengan tegas diplomat RI yang menjadi delegasi Indonesia dalam sidang itu menjawab tudingan itu.

Sekretaris ketiga Perwakilan Tetap RI untuk PBB di New York Sindy Nur Fitri menyesalkan sikap Vanuatu yang terus-menerus ikut campur urusan Indonesia.

“Vanuatu terus-menerus menggunakan forum ini untuk mengganggu kedaulatan negara lain dan menyerang dengan motif politik yang tidak baik,” ujar Sindy dalam sebuah video di akun YouTube MOFA Indonesia.

“Vanuatu seolah-olah peduli isu HAM namun sebenarnya HAM yang mereka ungkap adalah sesuatu yang diputarbalikkan,” imbuhnya.

Menurutnya Vanuatu justru enggam mengkritik tindakan kejam separatis KKB Papua yang faktanya sudah membunuh guru, tenaga kesehatan hingga pekerja pembangunan di kawasan Papua. Anehnya, kondisi ini kata dia seperti tak dianggap Vanuatu. Hal itu membuktikan bahwa negara itu tidak paham kondisi sebenarnya di Papua.

Sebagai informasi, bukan kali ini saja Vanuatu menyampaikan sikap soal pelanggaran HAM di Papua Barat.

Terbaru, Kekejaman KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua menewaskan seorang anggota Brimob gugur usai baku tembak dengan KKB.

Anggota Brimob yang gugur adalah Bharada Muhammad Kurniadi Sutio. Bharada Kurniadi gugur pada Minggu (26/9) dini hari usai mengalami luka tembak. Dia lalu mendapat kenaikan pangkat anumerta.

“Betul, kontak tembak di Mako Polsek Kiwirok,” kata Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito , dalam keterangannya, Minggu (26/09/2021).

Kontak tembak tersebut terjadi Minggu pagi. Awalnya anggota kepolisian mendengar adanya suara tembakan di depan Polsek Kiwirok. Lalu, petugas kepolisian melakukan penyergapan.

“Satgas Tindak Nemangkawi melakukan ambush dengan diawali membuka perimeter oleh 2 personel salah satunya Alm Bharatu M Kurniadi,” kata Polda Papua dalam sebuah pernyataan, Minggu (26/09/2021).

Usai menyerang Bharatu M Kurniadi, teroris KKB kabur. Mereka melarikan dengan cara lompat ke jurang.

“KKB tersebut melompat ke Jurang dan melarikan diri,” tulis Polda Papua, dalam sebuah pernyataan.

Bharatu Anumerta Muhammad Kurniadi Sutio berasal Aceh di Kampung Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang kabarnya bakal dimakamkan di kampung halamannya.

“Jenazah sudah dievakuasi dari Kiwirok dan akan diotopsi di RS Bhayangkara, selanjutnya akan diterbangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, dalam keterangannya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pensiunan Polisi Kena Razia Saat Mengemis Menjadi Manusia Silver

Read Next

Bentrokan di Gekbrong Sukabumi, Polisi Ungkap Pemicunya