ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Lima Makanan untuk Kesehatan Sistem Saraf

Lima Makanan untuk Kesehatan Sistem Saraf

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/09/2021). Tentunya, Anda telah mendengar lebih dari sekali bahwa sel-sel saraf tidak beregenerasi. 

Sebenarnya, ini tidak sepenuhnya benar, tetapi sistem saraf Anda sendiri masih perlu dilindungi yakni dengan mengurangi tingkat stres, berolahraga, dan makan dengan baik. 

Berikut adalah beberapa makanan untuk membantu mendukung sistem saraf Anda.

Sayuran berdaun

Sayuran berdaun (bayam, arugula, kubis Cina , dll. ) kaya akan magnesium, vitamin C, E dan kelompok B. Semua zat ini diperlukan untuk berfungsinya sistem saraf kita, tetapi vitamin kelompok B sangat penting untuk itu. Hampir semuanya memperkuat dan melindungi sel-sel saraf, dan kekurangannya dapat menyebabkan depresi, peningkatan kecemasan, kegelisahan, dan lekas marah.

Ikan

Kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi menjadikan ikan sebagai makanan yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan sistem saraf. Asam lemak diperlukan untuk pembentukan dan penguatan selubung mielin sel saraf, sehingga kekurangannya dapat secara serius memengaruhi tidak hanya suasana hati, tetapi juga kemampuan kognitif: memori, perhatian, pembelajaran , dll.

Coklat hitam

Cokelat hitam berkualitas, mengandung setidaknya 70% kakao, sangat kaya akan flavonol, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Mereka menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah, yang pada gilirannya membantu memasok otak dan sel-sel saraf dengan lebih banyak oksigen.

Telur

Telur adalah sumber yang kaya vitamin B dan kolin, yang terutama ditemukan di kuning telur. Kolin dibutuhkan oleh otak untuk produksi neurotransmitter asetilkolin, yang melakukan transmisi neuromuskular dan memainkan peran penting dalam fungsi normal memori. Kurangnya neurotransmitter ini menentukan gambaran klinis penyakit Alzheimer.

Kacang-kacangan dan biji-bijian

Hampir semua kacang-kacangan dan biji-bijian yang dapat dimakan (kenari, almond, pistachio, biji chia, biji labu , dll. ) kaya akan asam lemak omega-3, vitamin E, dan magnesium. Mereka sangat baik dalam meredakan ketegangan mental dan saraf, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Sebuah studi baru-baru ini oleh para ilmuwan dari Kanada menunjukkan bahwa kacang tidak mempengaruhi penambahan berat badan, sehingga Anda dapat memakannya sesering mungkin tanpa mengkhawatirkan bentuk tubuh Anda.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Sabtu 25 September 2021

Read Next

Resmi Tahanan KPK; Golkar Minta Azis Syamsuddin Mengundurkan Diri