ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Jalur Layang Bogor Line Stasiun Manggarai Mulai Beroperasi Hari ini

Jalur Layang Bogor Line Stasiun Manggarai Mulai Beroperasi Hari ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/09/2021). Per hari ini Sabtu 25 September 2021, jalur layang Bogor line di Stasiun Manggarai telah selesai dan bisa dioperasikan.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan pembangunan itu telah selesai, dengan demikian jalur layang Bogor line di Stasiun Manggarai diperbolehkan beroperasi.

“Sesuai rencana, malam ini akan dilakukan kegiatan switch over 4, yaitu pemindahan jalur KRL Bogor Line yang tadinya di bawah (at grade), akan dipindah ke jalur 10, 11, 12 dan 13 di lantai 2,” ujar Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus Gagok melalui keterangan tertulisnya.

Pembangunan Jalur Layang Bogor Line ini , kata Rode Paulus, adalah bagian dari Pengembangan Stasiun Manggarai dalam kerangka pembangunan Jalur Dwi Ganda Manggarai-Cikarang.

Rode Paulus mengatakan usai melalui serangkaian pengujian dilanjutkan dengan switch over nanti malam, besok jalur layang ini akan dioperasikan melayani penumpang.

Dalam pengoperasiannya, jalur layang Bogor Line ini dapat diakses dengan escalator dan lift difabel serta tangga manual yang sudah dibangun.

Tak hanya itu, bagi penumpang yang akan menggunakan KRL, bisa mengakses peron melalui Pintu Barat Stasiun, tepatnya ke arah Pasaraya Manggarai.

Berbagai upaya penertiban dan penataan akses juga telah dilakukan dengan baik untuk menekan potensi konflik dengan warga sekitar Manggarai.

“Saat ini kami masih melakukan penataan untuk akses dan parkir, namun demikian para pengguna jasa sudah bisa mengakses Pintu Barat Stasiun ini yang bisa lebih mudah akses ke Halte Transjakarta,” terang Rode.

Maka, beroperasinya Jalur Layang Bogor Line ini, Rode Paulus menambahkan penyeberangan penumpang di area level crossing dapat dikurangi.

Sebagai stasiun tersibuk yang melayani ribuan penumpang, potensi insiden di Stasiun Manggarai sangat tinggi.

“Sehingga, dengan berkurangnya level crossing maka potensi kecelakaan juga bisa dikurangi,” katanya.

Selain itu perpindahan penumpang Bogor Line ke Tanah Abang jadi lebih mudah karena berada dalam satu gedung.

Khusus untuk Penumpang KA Bandara, dengan adanya pengoperasian jalur layang ini, akan semakin dimudahkan untuk berpindah moda transportasi.

“Kita ingin dengan pembangunan dan pengembangan Stasiun Manggarai dan DDT secara umum dapat makin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa kereta api,” terang Rode.

Disamping itu, seiring dengan pengoperasian jalur layang (elevated track) Bogor Line di Stasiun Manggarai, Direktur Utama KAI Commuter Roppiq Lutzfi Azhar menyampaikan, KAI Commuter akan melakukan penyesuaian layanan naik turun pengguna KRL di Stasiun Manggarai mulai Sabtu, 25 September 2021.

Pada penyesuaian pelayanan baru ini, perjalanan KRL Lin Sentral (Bogor – Jakarta Kota PP) akan dilayani pada jalur layang pada jalur 10, 11, 12 dan 13 di lantai 2 bangunan baru Stasiun Manggarai.

Untuk layanan naik dan turun pengguna KRL Lin Sentral relasi Bogor/Depok – Jakarta Kota akan dilayani pada peron jalur 10 atau 11 di lantai 2 bangunan baru Stasiun Manggarai.

Sedangkan pelayanan naik dan turun pengguna KRL Lin Sentral relasi Jakarta Kota – Bogor/Depok Kota akan dilayani pada peron jalur 12 atau 13 di lantai 2 bangunan baru Stasiun Manggarai.

“Akses pintu keluar masuk Stasiun dari jalan Dr. Saharjo 1 pada sisi Barat Stasiun Manggarai atau yang mengarah ke Halte Transjakarta Manggarai juga mulai dapat dimanfaatkan oleh pengguna KRL,” ujar Roppiq Lutzfi Azhar.

Roppiq mengungkapkan, KAI Commuter akan mengoperasikan enam gate eloktronik dan membuka loket untuk transaksi pembelian Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjamin (THB).

Layanan vending machine juga akan ditambahkan untuk pelayanan transaksi tiket KRL.

Untuk pelayanan naik dan turun pengguna KRL Lin Cikarang relasi Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota PP dan KRL Lin Lingkar Bogor/Depok – Angke/Jatinegara tetap sama seperti yang berlaku saat ini.

Pengguna KRL yang transit di Stasiun Manggarai dan hendak menggunakan KRL Lin Sentral bisa menggunakan eskalator, lift, ataupun tangga di peron 6 dan 7 lantai dasar bangunan baru Stasiun Manggarai untuk menuju peron 10,11,12, dan 13 pada lantai 2.

“Saat ini, setiap hari kerja KAI Commuter mengoperasikan 994 perjalanan KRL tiap harinya. 616 perjalanan KRL atau sekitar 62 persen dari seluruh perjalanan KRL tersebut dilayani di Stasiun Manggarai. Rata-rata volume pengguna KRL di Stasiun Manggarai sepanjang bulan September 2021 sebanyak 5.748 orang, sedangkan rata-rata volume pengguna KRL setiap hari sebelum masa pandemi sebanyak 20.942 orang. hal ini menjadikan Stasiun Manggrai sebagai salah satu stasiun KRL tersibuk di wilayah Jabodetabek,” terangnya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

KH. Ridwan Abdullah, Ulama Pencipta Lambang NU

Read Next

Indonesia Sampaikan Komitmen Transformasi Sistem Pangan di Forum PBB