ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Gangguan Internet IndiHome, Pelanggan Dapat Kompensasi

IndiHome

Konfirmasitimes.com-Jakarta (24/09/2021). PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kabarnya bakal memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak terganggunya jaringan internet yang tak stabil sejak beberapa waktu lalu.

Telkom mengklaim akan memberikan kompensasi sesuai aturan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui telah dilaporkan adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam – Pontianak hari Minggu lalu (19/09/2021).

Telkom akan memberi kompensasi sebagaimana tertuang dalam kontrak saat awal berlangganan sesuai dengan segmen pelanggan.

Vice President Marketing Management Telkom E. Kurniawan menyampaikan, bagi pelanggan IndiHome yang terdampak, pihaknya akan memberikan kompensasi sesuai dengan ketentuan pada kontrak berlangganan masingmasing pelanggan.

“Kenyamanan pelanggan adalah fokus utama kami. Dan sejak tanggal 20 September Layanan telah dapat digunakan untuk kegiatan LFH dan WFH pelanggan. Tentunya Telkom pun tidak menginginkan terjadinya gangguan kabel laut yang mengakibatkan penurunan kualitas yang dirasakan pelanggan,” terang Kurniawan dalam keterangan persnya, Jumat (24/09/2021).

Kurniawan menambahkan telah mengalihkan routing layanan ke network lainnya dan saat ini fokus untuk mempercepat perbaikan kabel laut JaSuKa serta memberikan win win solution bagi pelanggan.

“Selain itu juga terkait dengan pembayaran tagihan IndiHome, Telkom akan memberlakukan kebijakan bebas denda dan pengunduran batas akhir pembayaran hingga 25 September 2021,” kataKurniawan.

Dalam pernyataan Telkom sebelumnya, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan setelah adanya gangguan pada sistem komunikasi kabel laut JaSuKa ruas Batam-Pontianak yang terjadi pada Minggu,19/9/2021.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas jaringan melalui pengaktifan jalur back up dan alternatif, khususnya untuk jalur komunikasi ke wilayah tertentu, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sedangkan untuk perbaikan kabel laut yang merupakan sumber gangguan, Telkom akan segera melakukan penyambungan kabel laut yang didahului berbagai persiapan, seperti penyiapan cableship, penyiapan peralatan dan kelengkapan, hingga pengajuan perizinan untuk pengerjaan perbaikan tersebut.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, mengatakan pihaknya memperkirakan proses perbaikan kabel laut JaSuKa yang terganggu akan berlangsung sekitar sebulan.

Maka dari itu, mengingat sehubungan adanya proses peningkatan kualitas layanan yang bertahap, Pujo mengatakan, tidak tertutup kemungkinan adanya sistem prioritas untuk kebutuhan video conference bagi kebutuhan masyarakat untuk Work From Home (WFH) dan Learn From Home (LFH).

“Kami tetap mengutamakan aplikasi video conference untuk WFH dan LFH mengingat saat ini kebutuhan untuk pendidikan sedang menjadi prioritas,” ujar Pujo dalam keterangan tertulisnya, beberapa waktu lalu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Di Bogor, Gerai Matahari Tutup; Ternyata ini Penyebabnya

Read Next

Alasan Erick Bubarkan Tujuh BUMN