ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Anies dan Prasetio Diperiksa KPK Hari Ini

Anies

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/09/2021).Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi pada Selasa 21 September 2021 hari ini dijadwalkanPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untukpemeriksaan terkait kasus korupsi pengadaan lahan Munjul, Jakarta Timur.

Anies Baswedan dan Prasetio Edi diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Eks Direktur Utama PT Perumda Pembangunan Jaya Yoory Corneles.

“Penyidik mengagendakan pemanggilan saksi Anie Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan Prasetyo Edi Marsudi (Ketua DPRD DKI Jakarta) pada Selasa, bertempat di Gedung KPK Merah Putih,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, dalam keterangannya.

Dalam kasus ini ada tersangka Yoory, sebelumnya KPK juga telah menetapkan tersangka Wakil Komisaris PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene; Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur; Rudi Hartono Iskandar (RHI); Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Ardian dan terakhir PT Adonara Propertindo sebagai tersangka Korporasi.

KPK menduga PT Perumda Jaya dalam pembelian tanah Munjul telah melawan hukum. Di mana, tak melakukan kajian kelayakan terhadap objek tanah.

Tersangka Yoory diduga telah melakukan kesepakatan di awal antara Anja dengan Perumda Jaya, sebelum proses negosiasi dilakukan.

Ali mengatakan butuh keterangan saksi Anies Baswedan dan Prasetio Edi untuk menambah titik terang perbuatan para pelaku korupsi pengadaan lahan Munjul.

“KPK berharap kepada para saksi yang telah dipanggil patut oleh tim penyidik untuk dapat hadir,” lanjutnya.

Dalam kasus ini, Menurut KPK di kasus korupsi tanah Munjul sudah merugikan keuangan negara mencapai miliaran rupiah.

“Atas perbuatan para tersangka tersebut, diduga telah mengakibatkan kerugian keuangan negara setidak-tidaknya sebesar sejumlah Rp 152,5 Miliar,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Atas perbuatannya, Yoory dan tersangka yang lain disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

Sementara itu, Anies mengaku telah menerima undangan dari lembaga antirasuah itu. Ia mengaku akan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Insyaallah saya akan hadir sesuai dengan undangan yang diberikan oleh KPK besok di kantor KPK,” kata Anies di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (20/09/2021).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Cendekiawan Muslim: ISIS, Al-Qaeda & Lainnya, Tak Ada Hubungannya dengan Islam

Read Next

Sepuluh Tips Kesehatan dan Kecantikan Kulit Anda