ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 September 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Korea Utara Tembakkan Dua Rudal Balistik Jarak Pendek

Korea Utara Tembakkan Dua Rudal Balistik Jarak Pendek

Konfirmasitimes.com-Jakarta (15/09/2021). Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengumumkan bahwa Korea Utara menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur pada Rabu, hanya dua hari setelah berhasil menguji coba rudal baru.

Menurut Yonhap, laporan Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat Korea Selatan menyebutkan bahwa rudal tersebut ditembakkan pada pukul 12:34 siang waktu setempat hari Rabu dari pusat kota Yangdok. Kedua rudal tersebut terbang sekitar 800 km pada ketinggian 60 km.

Sebuah pernyataan bersama militer Korea Selatan mengatakan: “Pejabat intelijen Korea Selatan dan AS sedang menganalisis rincian peluncuran ini untuk informasi lebih lanjut.

“Militer kami bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mempertahankan kesiapan penuhnya,” kata pernyataan itu.

Peluncuran itu dilakukan dua hari setelah Korea Utara mengumumkan telah berhasil menguji jenis baru rudal jelajah jarak jauh selama akhir pekan, menyebutnya sebagai “senjata strategis” untuk menunjukkan kemampuan nuklirnya.

Korea Utara dilarang melakukan misi balistik, sementara rudal jelajah tidak dikenai sanksi.

Menanggapi uji coba baru Korea Utara, Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan bahwa dua rudal telah jatuh di luar ZEE-nya.

Seorang pejabat militer Korea Utara mengadakan latihan musim panas, kata seorang pejabat militer di Seoul.

Militer AS menanggapi dua peluncuran tersebut, dengan mengatakan peluncuran tersebut mencerminkan efek destabilisasi dari program senjata ilegal Korea Utara.

“Kami menyadari peluncuran rudal dan sedang berkonsultasi erat dengan sekutu dan mitra kami,” kata militer AS dalam sebuah pernyataan. Kami telah menilai bahwa peristiwa ini bukanlah ancaman langsung terhadap personel atau wilayah AS atau sekutu kami.

Uji coba rudal balistik terakhir Korea Utara terjadi pada 25 Maret, ketika Korea Utara menembakkan dua rudal jarak pendek ke Laut Timur, yang diyakini sebagai versi upgrade dari Iskander KN-23.

Korea Utara telah melarang rudal balistik di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB.

Di Jepang, perdana menteri menggambarkan uji coba rudal Pyongyang baru-baru ini sebagai ancaman terhadap stabilitas regional dan meminta Dewan Keamanan Nasional negaranya untuk menyelidiki masalah tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bioskop Buka Besok, Catat ini Syarat Bagi Pengunjung

Read Next

Daftar Stasiun LRT Jabodebek Siap Beroperasi Tahun 2022