ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
22 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sekeluarga Ditemukan Meninggal Ditumpukan Baju Siap Edar

Sekeluarga Ditemukan Meninggal Ditumpukan Baju Siap Edar

Konfirmasitimes.com-Jakarta (12/09/2021). Insiden yang diduga kecelakaan menimpa sekeluarga ditemukan tewasdi dalam tumpukan puluhan plastik berisi baju baru siap edar.

Anggota keluarga yang meninggal itu diantaranya ibu, ayah, dan anak yang masih berusia 6 tahun.

Secara rinci, ayah yakni Achmad Saubari (41), istrinya Sela Pujita (33) dan anaknya Siti Khadijah (6).

Dugaan sementara, kata Polisi, mereka kehilangan nyawa karena tertimpa puluhan tumpukan baju di sebuah rumah yang menjadi gudang penyimpanan pakaian.

Adapun rumah sekaligus gudang penyimpanan pakaian itu terletak di Jalan Ratu Zaleha, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi, ketiganya adalah satu keluarga yang ditugaskan pemilik salah satu penjual baju menjaga gudang itu.

Ketiganya ditemukan meninggal pada Jumat (10/09/2021) malam.

“Untuk kejadian, ditemukan kemarin, tanggal 10 September. ditemukan, di gudang industri tekstil yang siap edar,” kata Alfian dalam keterangannya kepada media, Sabtu (11/09/2021).

“Memang ditemukan di situ, karena yang bersangkutan penjaga gudang tersebut,” imbuh Alfian.

Sebelum ditemukan tewas, kata Alfian, anak pemilik toko tekstil telah menghubungi Saubari. Akan tetapi, dua hari tidak kunjung ada tanggapan.

Anak pemilik pabrik tekstil yang tak disebut namanya oleh Alfian itu lalu mengunjungi rumah gudang itu.

“Lalu dicari karena sudah 2 hari, sejak hari rabu tidak merespons, baik komunikasi WA (WhatsApp) maupun telepon, ketika dicari ke gudang, sudah ditemukan meninggal dunia,” kata Alfian.

Polisi lalu langsung mengevakuasi jasad ketiganya. Saubari dan keluarganya dipercaya oleh pemilik toko tekstil untuk menjaga rumah dan gudang tempat penyimpanan baju itu.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kata Alfian, tidak ditemukan kejanggalan. Jadi, insiden ini murni kecelakaan.

“Setelah olah TKP, tidak ditemukan kejanggalan. Kalau kita laksanakan autopsi, tapi keluarga meminta jenazah tidak diautopsi, karena alasan kepercayaan,” kata Alfian.

Kabar nahas ini juga turut dibagikan oleh akun Instagram @info_kejadian_banjarmasin.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Polda Metro Jaya Larang Kendaraan Melintas di Lokasi-lokasi Ini

Read Next

Resep Brownies Panggang