ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Tak Ada Gaji ke 13 dan THR bagi PNS di 2022, BKN: Bebani APBN dan APBD

gaji pns

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/09/2021). Tingginya pengeluaran untuk penanganan Covid-19, mengakibatkan dana APBN dan APBD jebol berimbas pada wacana akan dihapuskannyatunjangan kinerja untuk gaji ke 13 dan THR bagi PNS pada tahun 2022 mendatang.

Tunjangan kinerja berupa gaji ke 13 dan juga THR dipastikan pemerintah akan dihapus pada tahun depan [2022]. Meski demikian, untuk tunjangan reguler akan tetap diterima oleh Aparatur Sipil negara (ASN).

Pemerintah dikabarkan kesulitan untuk mencarikan sumber dana lainnya selain refocusing anggaran yang sudah dilakukan.

“Di dalam RAPBN 2022, kebijakan untuk THR dan Gaji-13 saat ini sama dengan tahun 2021,” ujar Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, dalam keterangannya.

Tak hanya itu, program-program yang tidak prioritas masih akan tetap ditunda di tahun depan. Sehingga anggaran bisa difokuskan untuk membantu masyarakat hingga pelaku usaha yang paling terdampak Covid-19.

“Kita masih harus mengantisipasi masalah kesehatan terkait Covid-19. Selama masih ditetapkan sebagai pandemi, pendanaan kegiatan-kegiatan untuk mengatasinya banyak harus disiapkan negara. Begitu juga kebutuhan pendanaan untuk mengatasi permasalahan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya,” terangnya.

Sementara itu menurut keterangan Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Arya Wibisana, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah itu sudah tepat.

“Tunjangan kinerja selayaknya tidak masuk komponen gaji 13 maupun THR, karena akan membebani APBN dan APBD”, kata Bima Arya.

Bima mengatakan ASN telah menerima gaji penuh dan tunjangan selama 12 bulan tanpa dipotong.

Menurutnya gaji 13 dan THR adalah sebagai bonus bukan tunjangan atas prestasi kerja.

Bima juga membandingkan dengan banyak masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan.

“PNS/ASN perlu punya empati dan perlu meningkatkan kinerja pelayanan publik karena mereka masih mendapatkan income penuh”, kata Bima.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Cara Mudah dan Efektif Melindungi Diri dari Pelecehan

Read Next

Catat! Ini Aturan Baru ke Tempat Ibadah Hingga Mal: Warga Bandung Harus Tahu