ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Bom Ikan Meledak di Pasuruan Tewaskan Dua Orang

Bom Ikan Meledak di Pasuruan Tewaskan Dua Orang

Konfirmasitimes.com-Jakarta (11/09/2021). Sebuah bom ikan meledak di Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (11/09/2021).

Pihak kepolisian mengambil sikap yakni berkoordinasi dengan tim penjinak bom Polda Jatim untuk melakukan penyisiran.

Ledakan terjadi sekali pukul 08.00 WIB.

“Telah terjadi ledakan yang diduga adalah sejenis bondet atau bom ikan, yang biasanya digunakan nelayan untuk mencari ikan,” ujar Kompol Hery Dian W, Wakapolres Pasuruan Kota, melalui keterangannya,Sabtu (11/09/2021).

Dalam insiden ini setidaknya dua rumah hancur dan dua orang meninggal dunia.

Hal itu dibenarkan oleh Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono, yang membeberkan pusat ledakan ada di rumah Ghofar.

“Ada dua korban meninggal, Ghofar meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan ada satu lagi yang meninggal di lokasi,” ujar Hery kepada media, Sabtu (11/09/2021).

Tak hanya itu, masih ada dua orang yang terluka. Mereka sudah dilarikan ke rumah sakit.

“Saat ini kami mensterilkan lokasi. Jangan sampai ada warga yang masuk ke lokasi ledakan,” jelas Hery.

Adapun imbas dari ledakan itu dua rumah hancur rata dengan tanah. Beberapa rumah di sekitar titik ledakan mengalami kerusakan berat hingga ringan.

Mengenai detail korban, dari informasi yang dihimpun dari berbagai seumber dua orang korban yang meninggal yakni Ghofar, pemilik rumah dan Abah Amat (orang tua Ghofar). Sedangkan dua korban lainnya adalah Imron (adik ipar Ghofar) dan Feri (anak Ghofar).

Heri menegaskan korban yang meninggal ditempat adalah ayah Ghofar.

“Sedangkan korban Gofar meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Dan adik ipar serta anaknya masih dirawat di rumah sakit,” kata Heri.

Menurut keterangan dari warga sekitar, rumah yang hancur rata dengan tanah ialah rumah milik Ghofar dan rumah adik iparnya Imron. Sedangkan istri Ghofar (Fitria) ketika kejadian tengah mengantar anak nya yang kedua (Faris) sekolah TK, sehingga selamat.

Peristiwa ledakan ini diketahui menyebabkan belasan warga terdampak.

Hari Hijrah, Camat Gondang Wetan menyampaikan, dari data sementara ada 2 rumah yang sudah rata tanah. Selain itu, ada sekitar belasan rumah yang terdampak peristiwa tersebut.

“Rumah pemilik yang rata tanah ada 2 rumah, untuk yang rusak ringan mulai dari plafon ambrol, genteng berserakan kurang lebih ada 11 rumah. Jadi total ada 13 rumah rusak,” ujar Hari, dalam keterangannya kepada awak media.

Pihak kecamatan akan berkordinasi dengan warga mengenai rumah yang rusak ringan terdampak dari ledakan tersebut.

“Kita komunikasikan warga dengan desa, jika dilakukan gotong royong akan segera dilakukan nanti,” jelasnya.

Sebagai informasi, imbas peristiwa ledakan keras yang diduga dari bom ikan tersebut dilaporkan ada 2 korban meninggal dan 2 lainnya menderita luka-luka.

Polisi lalu memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP), untuk menghindari warga yang tanpa kepentingan untuk masuk.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim penjinak bom Gegana Brimob Polda Jatim untuk menyisir serpihan-serpihan atau sisa-sisa bahan peledak,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Tim Indetifikasi dan Puslabfor Polda Jatim juga akan melakukan penyidikan lanjutan terkait peristiwa ini.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Miris, Harta Penyelenggara Negara Bertambah Saat IRT Berjibaku Hidupi Keluarga

Read Next

Resep Chicken Karage