ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Culik Siswi di Aceh Tengah, Polisi Dalami Motif Pelaku

Culik Siswi di Aceh Tengah, Polisi Dalami Motif Pelaku

Konfirmasitimes.com-Jakarta (09/09/2021). Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah berhasil menangkap dan sudah menetapkan dua tersangka kasus dugaan penculikan anak dibawah umur.

Sebagaimana diketahui penculikan yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah pada Senin (06/09/2021) lalusekitar pukul 11.30 WIB, menimpa seorang siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, dilaporkan hilang beberapa hari.

Korban merupakan anak yang masih dibawah umur dengan inisial N (12) tahun.

Adapun inisial para pelaku dugaan penculikan itu yakni K (25) tahun dan istrinya W (18) tahun.

Sebelumnya, insiden dugaan penculikan siswi MIN itu diketahui setelah aksi penculikan terekam kamera televisi sirkuit tertutup Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi sebelum korban dibawa oleh terduga pelaku. Ketika itu, korban bersama rekannya baru pulang sekolah dan menumpangi becak bermotor yang dikemudi oleh terduga pelaku.

Direkaman CCTV, korban yang sedang menunggu di depan gerbang terlihat menaiki becak bermotor dengan bodi warna hitam. Becak pun melaju usai korban naik.

Berhubung korban tak ada kabar dan tak pulang-pulang hingga Senin Sore,pihak keluarga menyebarkan informasi orang hilang.

Hilangnya korban juga dilaporkan ke Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah. Para warga juga turut terjun untuk mencari korban dan pelaku yang menculiknya.

Danpada Selasa (07/09/2021) sekitar pukul 06.00 WIB, becak bermotor milik pelaku yang juga ditumpangi korban ditemukan juga becak tersebut ditahan di Polres Aceh Tengah.

Setelah beberapa jam, terendus dimana keberadaan korban dan pelaku yakni di hutan di kawasan Gampong Wehla, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Selasa (07/09/2021) malam.

Pelaku ditangkap pihak TNI/Polri dibantu warga didaerah Wih Lah Kecamatan Pegasing Aceh Tengah, pada Selasa malam sekitar pukul 21.03 WIB. Terduga pelaku dengan inisial K juga sempat diamuk massa hingga babak belur.

Menurut keteranganKepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Aceh Tengah, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ahmad Arief Sanjaya mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan korban (N) sudah mulai membaik dan sehat, akan tetapi pihak Polres belum bisa dimintai keterangan.

“Pelaku dan istrinya sudah kita tetapkan sebagai tersangka, sedangkan untuk korban, hingga saat ini belum kita mintai keterangan, hal itu mengingat kondisinya yang belum sepenuhnya pulih,” kata Arief kepada awak media, Rabu (08/09/2021).

Sementara, kata Arief, pelaku dijerat dengan pasal undang-undang perlindungan anak.

“Sementara undang-undang perlindungan anak, untuk lebih mendalam lagi kami mohon waktu ya,” kata Arief.

Lebih lanjut Arief menyampaikan bahwa kedua tersangka tersebut sudah ditahan di Rutan Polres setempat, sedangkan korban masih dirawat insentif di RSUD Datu Beru Takengon.

“Kondisi korban sesuai hasil Visum masih dalam keadaan utuh (tidak ada unsur pemerkosaan) dan Alhamdulillah tidak ada luka robek di daerah sensitif korban, kita syukuri masih dalam keadaan utuh,” kata Arief.

Arief membeberkan pelaku dan istrinya sampai saat ini tengah diperiksa oleh pihak kepolisian termasuk mendalami apa motif sebenarnya.

“Belum kita ketahui apa motif tersangka dalam kasus ini, apalagi tersangka berkelit saat dimintai keterangan, tapi kita tetap akan periksa lebih jauh lagi,” jelas Arief.

Berdasarkan informasi yang dihimpun konfirmasitimes.com, korban sempat dianiaya oleh pelaku. Walau begitu, polisi masih menunggu keterangan hingga korban selesai mendapatkan perawatan medis.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Daftar Link Pendaftaran BLT UMKM 2021 di Jakarta

Read Next

Terlilit Rp 11,77 T, Siapa Ongko dan Petinggi Aspac yang Kini Dikejar Satgas BLBI