ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Banjir Bandang Bogor, Jembatan Hanyut, Belasan Rumah Rusak Hingga Puluhan Orang Terisolasi

Banjir Bandang Bogor, Jembatan Hanyut, Belasan Rumah Rusak Hingga Puluhan Orang Terisolasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (07/09/2021).Curah hujan tinggi sejak sore hingga menjelang malam di wilayah barat Kabupaten Bogor menyebabkan banjir bandang Bogor hingga merobohkan jembatan dan merusak belasan rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengungkapkan banjir bandang terjadi lantaran Sungai Cidurian pada Senin (06/09/2021) petang meluap.

Menurut keterangan dari Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, banjir bandang merusak infrastruktur di empat kecamatan, diantaranya Cigudeg, Nanggung, Jasinga, dan Sukajaya.

“Ada juga 50 orang santri dan guru di Ponpes Darussalam terisolasi karena jembatan utama yang membentang di atas Sungai Cidurian terbawa arus. Saat ini tim reaksi cepat (TRC) sudah berupaya masuk ke sana,” ujar Adam, dalam keterangannya, Selasa (07/09/2021).

Adapun sebuah jembatan penghubung Desa Urug, Kecamatan Sukajaya dengan Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung turut terbawa arus banjir bandang.

Lalu hanya di Kecamatan Nanggung, jalan sepanjang delapan meter mengalami longsor, yakni di Desa Malasari. Lalu, di Kampung Cigowong, Desa Sukamaju, Kecamatan Cigudeg jembatan bambu ikut terbawa banjir bandang.

Selain itu, jembatan menuju Pondok Pesantren Darussalam, Desa Kalong Sawah, Kecamata Jasinga serta jembatan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung yang ikut terbawa arus.

“Ini masih laporan ringkas kaji cepat. Pasti data dinamis dan masih bisa berubah,” ujar Adam.

Untuk sementara, kata Adam, tercatat terpaksa penghuni 10 rumah di bantaran Sungai Cidurian yang berlokasi di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, harus diungsikan.

Menurut keterangan Camat Cigudeg, Pardi mengungkapkan bahwa luapan air Sungai Cidurian berangsur surut pada malam hari. Namun Pardi tetap meminta warga di bantaran sungai mengungsi ke tempat yang relatif lebih aman.

“Alhamdulillah sudah mulai surut. Warga yang ada di bantaran Sungai Cidurian, sementara diungsikan ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi banjir susulan,” terangnya.

Adam juga membeberkan ada 50 santi dan guru terisolasi.

“Ada juga 50 orang santri dan guru di Ponpes Darussalam terisolasi karena jembatan utama yang membentang di atas Sungai Cidurian terbawa arus. Saat ini tim reaksi cepat (TRC) sudah berupaya masuk ke sana,” ujar Adam.

Bupati Bogor Ade Yasin, secara terpisah meminta masyarakat untuk tetap waspada. Ia mengaku telah menerjunkan personel untuk melakukan pertolongan pertama, serta mengimbau masyarakat di sekitar sungai tersebut agar mengungsi sementara.

“Saya telah menginstruksikan camat, BPBD, Tagana, Linmas, dan instansi terkait untuk turun ke lapangan memberikan pertolongan pertama, mengecek dan memonitoring langsung perkembangan yang terjadi,” kata Bupati.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ilmuwan Ungkap Siapa yang Paling Berisiko Terkena Obesitas

Read Next

Taliban: Ahmad Massoud Tak Ada Pilihan Selain Menyerah