ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Tarif Tol Trans-Jawa Pemalang Batang Alami Kenaikan

Tarif Tol Trans-Jawa Pemalang Batang Alami Kenaikan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/08/2021). Ruas tol Pemalang Batang mulai memberlakukan penyesuaian tarif sejak 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB.

Ruas tol yang dikelola PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) milik PT Waskita Toll Road (WTR) itu menyesuaikan tarif bersamaan dengan tiga ruas lainnya dalam rangkaian tol Trans-Jawa, yakni ruas tol Semarang – Batang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang, ruas tol Solo – Ngawi yang dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi, dan ruas tol Pasuruan Probolinggo yang dikelola oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Dalam rata-rata persentase penyesuaian tarif yang dilakukan yaitu sebanyak 4,41 persen untuk perjalanan dari Jakarta – Surabaya.

Sebagai simulasi, perjalanan bagi pengguna jalan dengan kendaraan golongan I dari Jakarta menuju Surabaya yang awalnya membayar tarif sebesar Rp 691.500 menjadi Rp 722.000, atau naik sebesar 4,41 persen.

Jumlah tarif yang dibayarkan itu diktahui kumulatif dari sejumlah transaksi di Gerbang Tol (GT) barrier atau utama. Contohnya dari Jakarta menuju Surabaya yaitu melalui GT Cikampek Utama, GT Palimanan Utama, GT Kalikangkung dan GT Warugunung.

Menurut keterangan Direktur Utama PBTR, Supriyono, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dilakukan untuk memastikan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan pengguna jalan selalu terjaga.

“Kegiatan pemenuhan SPM yang sudah dilakukan antara lain monitoring kondisi jalan tol secara berkala, melakukan perbaikan jalanan yang berlubang atau retak, serta memotong rumput di sekitar ruas tol untuk menjaga kerapihan dan keindahan ruas,” terang Supriyono melalui keterangannya, Jumat (20/08/2021).

Selain itu, kenaikan tarif itu di nilai sejalan dengan kebijakan penyesuaian tarif tol serta PBRT berkomitmen untuk senantiasa menjaga pemenuhan SPM

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan ruas tol Pemalang – Batang berkontribusi dalam mempersingkat waktu perjalanan dari Jawa Tengah menuju DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sehingga adanya ruas tol, waktu perjalanan darat dari Semarang menuju Jakarta dapat dipangkas menjadi kurang dari 6 jam.

Menurutnya penyesuaian tarif diperlukan dalam rangka meningkatkan kemampuan BUJT untuk memenuhi SPM kepada para pengguna jalan.

Kemudian untuk kendaraan over-dimension over-load (ODOL) yang melintasi jalan tol menjadi salah satu hal yang cukup memberatkan bagi BUJT.

“Peningkatan Kendaraan ODOL yang melintasi ruas tol membebani operasional BUJT akibat bertambahnya tingkat kerusakan jalan” katanya.

Di samping itu, Djoko mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif tol merupakan hal yang wajar dan merupakan amanat dalam Undang-Undang.

“Menurut Undang-Undang, penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali mengikuti laju inflasi,” katanya.

Supriyono juga menambahkan kenaikan tarif itu di nilai sejalan dengan kebijakan penyesuaian tarif tol serta PBRT berkomitmen untuk senantiasa menjaga pemenuhan SPM.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Bacaan Sholawat Jibril dan Artinya

Read Next

Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo, Kejagung Periksa Tiga Orang