ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Anggaran Belanja PNS Tahun 2022 Terbesar dalam Lima Tahun Terakhir, Gaji PNS Bakal Naik?

Update CPNS 2021; Siapkan Syarat Ini, dan Catat Jadwalnya, Tes SKB CPNS Palangka Raya Digelar Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Konfirmasitimes.com-Jakarta (20/08/2021). Belanja pegawai kementerian dan lembaga (K/L) tahun depan dianggarkan pemerintah senilai Rp266,41 triliun.

Anggaran itu diketahui lebih kecil dari posisi tahun ini yakni Rp267,96 triliun.

“Pada tahun 2022, anggaran untuk belanja pegawai K/L dialokasikan sebesar Rp266,41 triliun,” tulis Buku Nota Keuangan.

Anggaran itu akan dipakai untuk pembayaran gaji dan tunjangan kinerja bagi para aparatur negara sesuai dengan capaian reformasi birokrasi dari masing-masing K/L.

Secara keseluruhan, anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2022 dialokasikan senilai Rp 426,765 triliun. Tak hanya untuk gaji dan tunjangan, anggaran itu akan dipakai untuk kebutuhan lainnya.

Pemerintah Indonesia sendiri dalam hal ini, mengalokasikan anggaran Rp 426,765 triliun untuk belanja pegawai, termasuk gaji PNS dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022. Anggaran belanja pegawai 2022 menjadi yang terbesar dalam 5 tahun terakhir sejak 2017.

Jumlah itu naik Rp 27,457 triliun dari alokasi belanja pegawai pada outlook 2021 yang sebesar Rp 399,308 triliun.

Kemudian didalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022, anggaran Rp 426,765 triliun itu sudah termasuk untuk gaji PNS beserta tunjangan kinerja (tukin), tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13.

“Anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran gaji PNS dan tunjangan kinerja bagi para aparatur negara sesuai dengan capaian reformasi birokrasi dari masing-masing instansi,” bunyi RAPBN 2022.

THR dan gaji ke-13 itu masuk kebijakan prioritas bersama dengan kelanjutan program vaksinasi dan reformasi sistem kesehatan nasional, beserta program bantuan sosial (bansos) seperti Kartu Sembako, PBI, JKN, dan KIP Kuliah.

Belanja pegawai merupakan salah satu perwujudan komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan aparatur negara.

Tak hanya itu, belanja pegawai juga sebagai instrumen strategis untuk mendorong produktivitas dan kinerja aparatur negara dalam menjalankan tugasnya.

Di tahun 2022 nanti, belanja pegawai akan diarahkan untuk mendukung peningkatan profesionalisme, integritas, dan produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan publik.

Belanja pegawai juga digunakan untuk pengendalian belanja dengan tetap mempertahankan daya beli dan konsumsi aparatur negara.

“Belanja pegawai dialokasikan guna melanjutkan pelaksanaan reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan layanan kepada masyarakat dan peningkatan efisiensi belanja pegawai seiring dengan kebijakan digitalisasi,” tulis buku Nota Keuangan tersebut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Hati-hati! Pekerjaan Ini Dapat Meningkatkan Risiko Stroke

Read Next

Cara Daftar Shopee Food Partner