ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Pentagon: AS dan Taliban Kompak Saling Bekerja Sama

Pentagon Enggan Tanggapi Ketegangan antara Iran dan Israel

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/08/2021). Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan dalam konferensi pers di Pentagon pada hari Selasa bahwa komandan AS bekerja dengan pasukan Taliban untuk memulangkan warga AS dan sekutu Afghanistan dari Kabul.

“Para pemimpin Taliban dihubungi beberapa kali sehari,” katanya kepada media pada hari Selasa, menurut Newsweek. Komandan AS di bandara Kabul melakukan kontak langsung dengan perwakilan Taliban untuk mencegah insiden keamanan.

Dia menambahkan: “Langkah-langkah ini sejalan dengan kesepakatan yang dicapai pada hari Minggu oleh Kepala Komando Pusat AS Frank Mackenzie dengan perwakilan Taliban di Qatar.” Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengurangi ketegangan antara pasukan AS dan Taliban dan memungkinkan AS untuk meninggalkan Kabul dengan aman.

Seorang juru bicara Pentagon juga mengatakan tidak ada kekerasan oleh gerilyawan Taliban dan bahwa ratusan pasukan keamanan Angkatan Darat Afghanistan membantu dalam operasi evakuasi di bandara Kabul.

Sementara itu, Jenderal Hank Taylor, wakil kepala staf Pentagon, mengatakan kepada wartawan bahwa sembilan pesawat penumpang C-17 tiba di bandara Kabul pada hari Selasa dan membawa 1.000 tentara ke kota itu.

Dia menambahkan: “Tujuannya adalah untuk meningkatkan penerbangan dan membuat satu penerbangan per jam.” Kami ingin mengevakuasi 5.000 hingga 9.000 orang per hari dari Kabul. Saat ini ada lebih dari 4.000 tentara AS di Kabul, dan jumlah itu kemungkinan akan mencapai 6.000 pada hari Rabu.

Pasukan Taliban memasuki Kabul pada hari Minggu dan kelompok itu telah mengambil kendali penuh atas Afghanistan.

Dalam reaksi pertamanya terhadap jatuhnya pemerintah Kabul, Presiden AS Joe Biden, berbicara di Gedung Putih, mengakui banyak kesalahan yang dibuat di Afghanistan selama dua dekade kehadiran militer AS di negara itu dan bertanggung jawab atas situasi saat ini di Afghanistan.

“Saya tidak menyesatkan rakyat Amerika dengan mengklaim bahwa tinggal sedikit lebih lama di Afghanistan akan mengubah segalanya,” katanya, mengungkapkan penyesalan atas pendudukan AS selama dua dekade. Juga, saya tidak akan menghindar dari tanggung jawab saya untuk di mana kita berada hari ini dan bagaimana kita harus bergerak maju dari sini.

“Taliban tidak memiliki kendali atas Afghanistan, dan pemerintah Afghanistan, seperti pemerintah lainnya, memiliki militer dan peralatan,” kata Biden dalam pidato 7 Juli yang mengumumkan berakhirnya misi militer AS di Afghanistan pada 31 Agustus.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Cair September, Syarat Khusus Dapat Kuota Internet Gratis

Read Next

Bantuan Subsidi Gaji Tahap II Segera Cair