ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
19 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

KontraS Protes, Jokowi Selalu Beri Panggung Bagi Pelaku Pelaggaran HAM

KontraS Protes, Jokowi Selalu Beri Panggung Bagi Pelaku Pelaggaran HAM

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/08/2021). Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi dinilai tak memprioritaskan isu hak asasi manusia.

“Dalam dua tahun terakhir isu HAM tidak pernah masuk dalam pidato Jokowi yang mencerminkan tidak pernah diprioritaskannya isu HAM,” ujar Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti, melalui konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil, Selasa (17/08/2021).

Lebih lanjut, Fatia menilai, komitmen Presiden untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM disebut hanya lip service kepada korban.

Mengapa demikian, menurutnya, dalang pelanggaran HAM berat disebutnya masih menghirup udara bebas, dan pengadilan HAM akan sulit dibentuk bila mereka masih ada dalam tatanan kepemimpinan rezim sekarang ini.

“Makanya sebetulnya kalau melihat rekam jejak, HAM tidak pernah jadi prioritas apalagi pelanggaran HAM berat dan beberapa ratifikasi yang dikomitmenkan di forum internasional PBB tidak pernah jadi realita, dan tidak pernah menjadi sebuah prioritas, khususnya dalam Ranham di 2021,” kata Koordinator KontraS.

Fatia menyoroti terkait pemberian penghargaan tanda jasa Bintang Jasa Utama bagi Eurico Guterres, eks milisi Timor Timur. Eurico sendiri diketahui merupakan penjahat maupun pelanggar HAM berat di Timor Timur.

Fatia membeberkan Eurico masuk dalam daftar UN Crimes Unit bersama Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Fatia berpendapat hal ini bukan kali pertama Jokowi memberikan penghargaan ataupun posisi strategis terhadap penjahat pelanggar HAM.

Selain itu, menurutnya Prabowo, Wiranto, dan mantan Kepala BIN, A.M. Hendropriyono juga merupakan aktor pelanggaran HAM berat masa lalu namun diberikan tempat nyaman di pemerintahan Jokowi.

“Kita tahu dalam mandat reformasi, pelaku pelanggar HAM berat harusnya diadili tapi sampai saat ini kroni-kroni Soeharto ini menjadi teman Jokowi dalam pemerintahan itu sendiri,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Cara Buat Tulisan Menarik di WhatsApp

Read Next

Peneliti Ungkap Bahaya Produk Pemutih Gigi