ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Azhar Khaitamy, Paskibraka Penghafal Al Quran

Azhar Khaitamy

Konfirmasitimes.com-Jakarta (18/08/2021). Usai menjalani seleksi ketat sejak tahap awal di Kabupaten Banjar, Kalsel, hingga tahap akhir di tingkat nasional, Azhar Khaitamy, Paskibraka asal Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil lolos seleksi.

Kedua orangtua Azhar tak menyangka anaknya bisa lolos seleksi.

Azhar sendiri seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Banjar.

Azhar salah satu yang beruntung terpilih menjadi Paskibraka di Istana Negara.

“Awalnya kami tak menyangka, soalnya dia kan santri. Untungnya ponpes tempat dia punya ekstra kurikuler baris-berbaris. Di situlah dia mulai menekuni hingga akhirnya jadi Paskibraka,” kata Ripa’i ayah Azhar, dalam keterangannya kepada media, Selasa (17/08/2021).

Lebih lanjut, sang ayah membeberkan Azhar adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Sehari-harinya Azhar sosok yang luwes dan pintar bergaul.

Tak hanya itu, Azhar salah satu santri penghafal Alquran.

“Alhamdulillah, dia juga anak yang rajin membaca Alquran. Kata gurunya Azhar ternyata santri penghafal Alquran,” katanya.

Ripa’i mengungkapkan, Azhar sangat dekat dengan ibunya. Segala sesuatu, Azhar pasti berkeluh kesah dengan ibunya.

Ibunya, Maulida Ramayanti, saat mengetahui Azhar lolos menjadi Paskibraka bahkan sempat tak percaya.

“Setelah dijelaskan, barulah dia menangis,” katanya.

Ripa’i mengatakan, Azhar dulunya berkeinginan menimba ilmu di Mesir, usai lulus di Ponpes Darul Hijrah. Dia ingin mengikuti jejak sepupunya.

Namun, setelah lolos menjadi Paskibraka, Azhar, kata Ripa’i kemungkinan akan berpikir untuk menjadi anggota TNI atau Polri.

“Enggak tau nanti. Banyak masukan dari keluarga kalau Azhar diarahkan saja masuk TNI atau Polri. Tapi terserah anaknya saja,” katanya.

Adapun nama-nama anggota Paskibraka yang bertugas pada 17 Agustus 2021 kemarin di Istana Merdeka ialah:

  1. Aldi Syahputra (Provinsi Aceh).
  2. Nisa Ulhusna (Provinsi Aceh).
  3. Rifaldi Prayoga (Provinsi Sumatera Utara).
  4. Ardelia Muthia Zahwa (Provinsi Sumatra Utara)
  5. M. Bimantara Widyanto (Provinsi Sumatra Barat).
  6. Flora Flecia Tanjung (Provinsi Sumatra Barat).
  7. Hervi Shendykha Wiratama (Provinsi Riau).
  8. Dwita okta Amelia Herdian (Provinsi Riau).
  9. Bintang Erlangga Bagaskoro (Provinsi Kepulauan Riau).
  10. Syarifah Azwa Nafia (Provinsi Kepulauan Riau).
  11. Bintang Gustikha Pratama (Provinsi Jambi).
  12. Winda Ratih Suidarlistia (Provinsi Jambi)
  13. M. Farhan Pratama Susilo (Provinsi Sumatra Selatan).
  14. Anisa Takwarani Rizajandita (Provinsi Sumatra Selatan).
  15. Muhammad Agung Fakhri (Provinsi Bangka Belitung).
  16. Via Tiara Ningrum (Provinsi Bangka Belitung).
  17. Muhamad Husein Rifai (Provinsi Bengkulu).
  18. Alpiani Ulandari (Provinsi Bengkulu).
  19. Ridho Hafidzar Armadhani (Provinsi Lampung).
  20. Aurel Febrina (Provinsi Lampung).
  21. Kiandra Muchlisya (DKI Jakarta).
  22. Febitri Nur Tsabitah (DKI Jakarta).
  23. Dika Ambiya Rahman (Provinsi Jawa Barat).
  24. Qyara Maharani Putri (Provinsi Jawa Barat).
  25. Abdi Ramazie (Provinsi Banten).
  26. Amara Latifa (Provinsi Banten).
  27. Zaidaan Kamal Anwar (Provinsi Jawa Tengah).
  28. Rahmatika Hendrianabila (Provinsi Jawa Tengah).
  29. David Setyo Budi (Daerah Istimewa Yogyakarta).
  30. Eserinda Budhis Gayatri (Daerah Istimewa Yogyakarta).
  31. Hafiz Habibullah (Provinsi Jawa Timur).
  32. Anggita Larasati Suhartiwi (Provinsi Jawa Timur).
  33. I Made Wahyu Surya Prayoga (Provinsi Bali).
  34. Valentina Dyastika (Provinsi Bali).
  35. Yasser Ramadhani (Provinsi Nusa Tenggara Barat).
  36. Mery Agustina (Provinsi Nusa Tenggara Barat).
  37. Jossy Reggyandro Lobo (Provinsi Nusa Tenggara Timur).
  38. Aurellya Valerini Sampelan (Provinsi Nusa Tenggara Timur)
  39. Khairi Rifqi Saputra (Provinsi Kalimantan Utara).
  40. Aurellia Salma Ningsih (Provinsi Kalimantan Utara).
  41. Falih Pangestu (Provisi Kalimantan Barat).
  42. Iree Odelia Astono (Provisi Kalimantan Barat).
  43. Muhammad Andre Catur Prakoso (Provinsi Kalimantan Tengah).
  44. Anjelina Canesia (Provinsi Kalimantan Tengah).
  45. Azhar Khaitamy (Provinsi Kalimantan Selatan).
  46. Regyna Intan Cahyani Tamales (Provinsi Kalimantan Selatan).
  47. Luqman Doddy Rahmadani (Provinsi Kalimantan Timur).
  48. Raissa Radinka Putri Syailendra (Provinsi Kalimantan Timur)
  49. Arel Tangkilisan (Provinsi Sulawesi Utara).
  50. Chyanda Ravoella Johannes (Provinsi Sulawesi Utara).
  51. Muhammad Juandi Aly (Provinsi Sulawesi Barat).
  52. Anggie F. Tamantuan (Provinsi Sulawesi Barat).
  53. Muh. Fahdil Aslam (Provinsi Sulawesi Tengah).
  54. Gendis Rizka Mujiamani (Provinsi Sulawesi Tengah).
  55. Aditya Arya Anandtha Bahtiar (Provinsi Sulawesi Tenggara)
  56. Ainun Jahria Ismail (Provinsi Sulawesi Tenggara).
  57. A. Tegar Ahri Mahesti (Provinsi Sulawesi Selatan).
  58. Ginaya Desembria Muliadi (Provinsi Sulawesi Selatan).
  59. Aditya Yogi Susanto (Provinsi Gorontalo).
  60. Shevia Puspita Sari (Provinsi Gorontalo).
  61. Julyand Aryo Waremra (Provinsi Maluku).
  62. Nabila Nurya Rahmi A. Kelrey (Provinsi Maluku).
  63. Julfian N.M. Noval (Provinsi Maluku Utara.
  64. Putri Regina Dogoruru (Provinsi Maluku Utara).
  65. Allowisius Arfa (Provinsi Papua Barat).
  66. Falentina Nafurbenan (Provinsi Papua Barat).
  67. Aser Jhosua Werimon Rouw (Provinsi Papua).
  68. Fedelia Angganita Itaar (Provinsi Papua).
Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Polisi India Menyerang Pelayat Hosseini di Kashmir

Read Next

Suriah Kembali Diserang Israel