ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Tarif Tol Jakarta-Surabaya Naik Per 19 Agustus

Tarif Tol Jakarta-Surabaya Naik Per 19 Agustus

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/08/2021). Per 19 Agustus 2021 pukul 00.00 WIB, Tarif Tol Jakarta-Surabaya atau sebaliknya untuk kendaraan golongan I naik 4,41 persen, dari Rp691.500 menjadi Rp722 ribu.

Dwimawan Heru selaku Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga menyampaikan penyesuaian tarif Tol Jakarta-Surabaya lantaran perubahan tarif di empat ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk serta Waskita Toll Road.

Adapun dasar penyesuaian tarif tol diatur dalam Pasal 48 ayat (3) Undang-Undang (UU) Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

“Berdasarkan regulasi itu, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi,” ujar Heru melalui keterangannya kepada media, Senin (16/08/2021).

Tarif tol Jakarta-Surabaya adalah kumulatif dari sejumlah transaksi di Gerbang Tol (GT) utama, seperti dari Jakarta menuju Surabaya yakni melalui GT Cikampek Utama, GT Palimanan Utama, GT Kalikangkung, dan GT Warugunung.

Keempat ruas jalan tol tersebut diantaranya Jalan Tol Pemalang-Batang yang dikelola oleh PT Pemalang Batang Toll Road, Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola oleh PT Jasamarga Semarang Batang, Jalan Tol Solo-Ngawi oleh PT Jasamarga Solo Ngawi serta Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Heru mengungkapkan penyesuaian tarif jalan tol dibutuhkan untuk memastikan iklim investasi jalan tol kondusif, menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap industri jalan tol yang prospektif di Indonesia, serta menjamin level of service pengelola jalan tol tetap sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.

“Dengan adanya jalan tol, distribusi barang dan jasa dari para pelaku usaha dapat lebih cepat diterima, sehingga denyut ekonomi dapat berputar kembali dan perlahan berangsur normal kembali,” terangnya.

Menurut Heru, jumlah pengguna jalan dengan perjalanan menerus Jakarta-Surabaya sebesar 60 persen dibandingkan dengan komuter di masing-masing ruas jalan tol.

Penyesuaian tarif, heru harap, sebesar 4,41 persen bisa sebanding dengan benefit to cost yang didapatkan. Dalam hal ini, penggunaan jalan tol dapat menghemat waktu tempuh perjalanan dan bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan.

“Ketika pengguna jalan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya sejauh 687 km akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 8 jam lebih cepat jika dibandingkan melakukan perjalanan non tol selama 16 jam lebih,” terangnya.

Perlu diketahui, aturan pemerintah, kendaraan golongan I terdiri dari sedan, mobil jip, pick up atau truk kecil, dan bus.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Cara Memasang Twibbon Hari Kemerdekaan ke 76

Read Next

Cair September, Syarat Khusus Dapat Kuota Internet Gratis