ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 September 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Dua Kapal Illegal Fishing Malaysia Berhasil Diamankan

Dua Kapal Illegal Fishing Malaysia Berhasil Diamankan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (23/07/2021). Dua kapal asing ilegal pencuri ikan dengan bendera Malaysia di perairan Selat Malaka berhasil diamankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam proses penangkapan pelaku illegal fishing sempat diwarnai aksi kejar-kejaran dan manuver berbahaya hingga akhirnya tim patrol KKP berhasil menangkap dua kapal ikan asing ilegal asal Malaysia.

“Kami mengonfirmasi penangkapan dua kapal ikan asing ilegal berbendera Malaysia pada akhir pekan kemarin di WPPNRI 571 Selat Malaka,” jelas Plt. Direktur Jenderal PSDKP yang juga Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar melalui keterangan tertulisnya, Kamis (22/07/2021).

Dari video dokumentasi yang dibagikan, penangkapan kapal itu berlangsung secara dramatis. Kapal ikan asal Malaysia tersebut tampak berusaha melarikan diri dengan terus melakukan manuver berbahaya agar dapat lolos dari Kapal Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP KKP. Dalam video tersebut tampak pula alat tangkap trawl masih berada di dalam air dan digunakan untuk menghalangi upaya penangkapan yang dilakukan oleh petugas.

“Kapal asing ilegal ini mencoba lari, memacu kecepatan tinggi, kapal ini juga menghalangi kami dengan tali dan alat tangkap, hampir 35 menit kami melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil kami lumpuhkan,” kata Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono.

Ipunk menegaskan bahwa aparat Ditjen PSDKP KKP tetap siaga dan terus melakukan pengawasan di laut termasuk dalam periode penerapan PPKM ini.

“Belajar dari pengalaman tahun lalu, kami tidak kendor dan akan tetap mengamankan setiap jengkal wilayah laut kita,” ujar Ipunk.

Antam menuturkan bahwa penangkapan kapal ilegal Malaysia dengan nama KHF 1764 tersebut dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 03 yang dinakhodai oleh Yohanes Tielung di wilayah landas kontinen Indonesia pada Sabtu (17/7/2021).

Sementara satu kapal yang lain dengan nama SLFA 5124 ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu 01 yang dinakhodai Essing di dekat perairan Bagan Siapiapi pada Minggu (18/07/2021).

“Satu kapal kami ad hoc ke Pangkalan PSDKP Batam sedang satu kapal lainnya ke Stasiun PSDKP Belawan,” kata Antam.

Hingga kini, KKP diketahui telah menangkap 124 kapal selama 2021. Terdiri dari 81 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 43 kapal ikan asing yang mencuri ikan, dengan rincian 14 kapal berbendera Malaysia, 6 kapal berbendera Filipina dan 23 kapal berbendera Vietnam.

KKP juga menangkap 62 pelaku destructive fishing seperti bom ikan, setrum maupun racun.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Duh, Puluhan Hotel di Garut Menangis

Read Next

Peneliti Belgia Sebut Antibiotik Efektif Lawan Kanker Kulit