ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Setelah Kuba, Badai Elsa Bergerak Menuju Florida

Setelah Kuba, Badai Elsa Bergerak Menuju Florida

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/07/2021). Badan Meteorologi Kuba mengatakan Badai Elsa, yang sebelumnya menghancurkan sebagian Barbados, St. Lucia, Haiti, Jamaika, dan Republik Dominika, bergerak dengan kecepatan 22 kilometer per jam ke barat laut dan negara bagian Florida, AS.

Badai itu akan meninggalkan Kuba di timur Havana pada Senin tengah malam (waktu setempat) dan akan tiba di Amerika Serikat pada Selasa pagi, menurut Reuters.

Petani mempercepat panen buah dan sayuran untuk menyelamatkan tanaman mereka.

Gubernur Florida Ron Desantis menulis di akun Twitter-nya mencuit semua penduduk Florida harus bersiap untuk kemungkinan hujan lebat, banjir, dan kemungkinan pemadaman listrik. Sekarang saatnya untuk menimbun kembali peralatan Anda dan meninjau jadwal badai.

Badai Elsa mendekati Florida, memaksa para pejabat untuk menghancurkan sisa-sisa bangunan 12 lantai yang runtuh 11 hari yang lalu.

Menurut walikota Miami di negara bagian Florida, sejauh ini 27 orang telah kehilangan nyawa dalam runtuhnya gedung ini dan nasib 118 orang tidak diketahui.

Menurut The Guardian, badai Tropis Elsa melanda Kuba pada Senin, setelah 180.000 orang dievakuasi dari wilayah selatan di tengah kekhawatiran banjir besar.

Badai menyapu Kuba barat dekat Havana dengan hujan lebat dan angin kencang, dan para peramal cuaca mengatakan badai akan berlanjut ke Florida Keys pada Selasa dan pantai Teluk tengah Florida pada Rabu.

Badai melewati sebagian besar daerah pedesaan di sebelah timur Havana setelah mendarat di dekat Cienega de Zapata, sebuah taman alam dengan sedikit penduduk.

Pada malam hari, Elsa memiliki angin berkelanjutan maksimum 50 mph (85 kph). Intinya adalah sekitar 30 mil (30 kilometer) timur Havana dan bergerak ke barat laut dengan kecepatan 13 mph (20 kph).

“Angin bertiup kencang dan ada banyak hujan. Ada air yang masuk ke bawah pintu rumah saya. Di halaman rumahnya tinggi, tapi tidak masuk ke dalam rumah,” kata Lazaro Ramon Sosa, seorang pengrajin dan fotografer yang tinggal di Rawa Zapata, dalam keterangannya kepada The Associated Press melalui sambungan telepon.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Fortnite Perintahkan Pemain Hancurkan Kabah, Sandiaga Uno Geram

Read Next

Rencana ISIS Untuk Meledakkan Menara Listrik di Irak Timur Digagalkan