ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Lima Manfaat Jamur yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Lima Manfaat Jamur yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Konfirmasitimes.com-Jakarta (06/07/2021). Ada ribuan jenis jamur di dunia, banyak di antaranya dapat digunakan untuk berbagai macam hidangan: sup, makanan ringan, dan lain-lain. Organisme eukariotik yang menakjubkan ini, yang menggabungkan karakteristik tumbuhan dan hewan, hadir dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran, tetapi dalam satu hal mereka serupa: jamur tidak hanya lezat, tetapi juga sehat.

Jamur mengandung banyak nutrisi

Jamur kaya akan nutrisi penting bagi tubuh.

  • Serat (baik larut dan tidak larut) meningkatkan pencernaan, membantu menormalkan berat badan dan menstabilkan kadar glukosa darah.
  • Kalium menjaga keseimbangan air dan garam dalam tubuh kita. Ada sangat banyak potasium dalam jamur.
  • Selenium meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sebagian besar selenium ada di boletus.
  • Vitamin D memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan mood, dan membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor. Hanya jamur yang tumbuh di bawah pengaruh sinar ultraviolet yang mengandung banyak vitamin D
  • Antioksidan ergothioneine memperlambat proses penuaan dan mengurangi risiko mengembangkan penyakit terkait usia tertentu, seperti penyakit Parkinson.

Selain itu, beberapa jenis jamur kaya akan zat besi, yodium, seng, vitamin A dan B.

Meningkatkan Pencernaan

Karena kandungan serat larut dan tidak larutnya yang tinggi, jamur baik untuk meningkatkan pencernaan, membantu makanan melewati lebih cepat dan lebih mudah melalui saluran pencernaan. Tapi, seperti halnya makanan kaya serat lainnya, penting untuk mengetahui kapan harus berhenti makan jamur. Serat makanan yang berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi dan perut kembung. Juga, Anda tidak boleh makan jamur selama eksaserbasi penyakit gastrointestinal.

Menormalkan kadar gula darah

Jenis jamur tertentu, khususnya jamur tiram,  menurunkan kolesterol jahat  dan membantu menormalkan kadar gula darah, yang sangat penting bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit ini. Jamur tiram adalah salah satu jamur yang paling terjangkau: harganya murah dan dapat dibeli kapan saja sepanjang tahun di sebagian besar supermarket bahan makanan.

Membantu mengontrol berat badan

Jamur rendah kalori dan rendah lemak, tetapi kaya akan karbohidrat lambat, protein dan air. Berkat komposisi ini, jamur membantu mengontrol berat badan, karena mereka jenuh dan mengisi perut dengan baik, tetapi pada saat yang sama mengandung sedikit kalori. Juga, jamur, terutama portobello (jamur besar), memiliki konsistensi yang agak mirip dengan daging, sehingga merupakan produk bergizi yang sangat baik bagi mereka yang sementara atau selamanya meninggalkan makanan yang berasal dari hewan.

Mengurangi risiko terkena kanker

Polisakarida beta-glukan yang terkandung dalam jamur memiliki sifat anti-kanker dan imunostimulan (sebagian besar zat ini ada dalam jamur tiram dan shiitake). Hal ini ditegaskan oleh sebuah studi oleh para ilmuwan Korea dari National Cancer Center. Para peneliti tidak berpikir jamur adalah obat mujarab, tetapi mereka yakin mereka harus ditambahkan ke pedoman diet untuk mencegah kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker perut.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Daftar Kereta yang Dibatalkan KAI Daop 8 Surabaya Selama PPKM Darurat

Read Next

Siap-siap, Deretan Bantuan Ini Bakal Cair dalam Waktu Dekat