ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
20 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Konfirmasitimes.com-Ambon (05/07/2021). Akibat Hujan dengan Intensitas tinggi dari Pagi sampai Malam, sudah sepekan lebih, Minggu (04/07/2021), beberapa wilayah di Kota Ambon terendam Air Hujan.

Dari pantauan Jurnalis Konfirmasitimes.com, beberapa ruas jalan di kota Ambon diantaranya ruas jalan A Y Patty dan jalan Cokro.waiheru yang sudah menjadi langganan banjir menjadi macet karena air yang sudah naik sebatas lutut orang dewasa membuat pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor dan mobil harus lebih waspada.

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Selain itu daerah Batu-Merah, Kecamatan Sirimau juga yang menjadi langganan Banjir membuat puluhan rumah terendam sehingga masyarakat menjadi cemas.

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Adapun beberapa wilayah lainnya yaitu Pohon Puleh dan Jalan Baru juga ikut terendam banjir walaupun tidak sedahsyat tahun sebelumnya namun masyarakat sudah waspada .

Beberapa wilayah yang terendam banjir di Kota Ambon antara lain Batu Merah, Tanah tinggi, Kadewatan, Batu gajah, Pohon Puleh, Jalan Baru, AY Patty dan beberapa lokasi lainnya di daerah waiheru

Akibatnya beberapa masyarakat di daerah rawan longsor memilih mengungsi untuk menghindari bencana yang tidak diinginkan dengan curah hujan yang cukup besar dan tidak henti-hentinya.

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Untuk saat ini dari pantauan di lapangan, beberapa keluarga di kawasan Waiheru maupun Batu merah sudah siap-siap memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain bahaya banjir, yang perlu diwaspadai bahaya tanah longsor di bagian bawah tebing atau di daerah rawan longsor.

Badan Meteorologi Klimatologi  dan Geofisika (BMKG)  Minggu (04/07/2021) pukul 07.30 Wit melalui update peringatan dini cuaca Maluku menyebutkan, hujan diprediksikan turun secara merata di lima kecamatan  di Kota Ambon, yaitu Teluk Ambon, Teluk Ambon Baguala, Sirimau, Leitimur Selatan, Nusaniwe dan sekitarnya.

Selain Kota Ambon,  BMKG juga mengatakan  Kabupaten Maluku Tengah juga dilanda hujan, terjadi di Kecamatan Haruku, Leihitu, Leihitu Barat, Nusa Laut, Salahutu, Saparua, Saparua Timur dan sekitarnya.

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga

Kabupaten Buru, hujan masih mengguyur Batabual, Lolong Guba, Namlea, Teluk Kayeli, Waeapo, Waelata dan bisa meluas  di kecamatan Fena Leisela, Lilialy, Waplau dan sekitarnya.

Sedangkan Buru Selatan, Kecamatan Ambalau, Fena Fafan, Namrole, Waisama dan meluas ke Kecamatan Kepala Madan, Leksula dan sekitarnya.

Demikian juga dengan Kabupaten Seram Bagian Barat , hujan diprediksikan turun di Kecamatan Huamual dan sekitarnya dan bisa meluas  ke Kecamatan Amalatu, Elpa Putih, Huamual Belakang, Kairatu, Seram Barat dan sekitarnya.Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsungnhingga pukul 14.30 WIT

Bagi warga yang rumahnya dekat dengan bantaran sungai dan dilereng pegunungan,  diminta agar selalu  waspada..

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Maluku, mengimbau warga untuk lebih waspada menyusul cuaca buruk yang terjadi.

Kepala BPBD Kota Ambon Demmy Paays mengingatkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi dapat menimbulkan bencana.

“Kepada masyarakat Kota Ambon, kami meminta agar lebih waspada dengan kondisi saat ini, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai dan lereng-lereng gunung,” kata Demmy saat dihubungi Konfirmasitimes.com, Minggu (04/07/2021).

Hujan deras mulai mengguyur hampir sebagian besar wilayah Kota Ambon sejak sepekan dari pagi sampai Malam.

Demmy juga berpesan agar nelayan tradisional lebih waspada dan sebaiknya mengurungkan niat melaut untuk sementara.

“Termasuk kepada nelayan tradisional dan warga yang tinggal di pesisir pantai harus waspada, karena cuaca ini sangat ekstrem,” kata dia.

BPBD terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Basarnas untuk memantau situasi alam yang terjadi.

“Kami juga mengingatkan warga untuk menghindari pohon tumbang karena angin yang kencang dan hujan lebat,” kata dia.

Langit Kota Ambon hingga Minggu (04/07/2021) masih terlihat hitam pekat. Hujan juga masih terus mengguyur wilayah Kota Ambon.

Sub Koordinator Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Pattimura Ambon Wilhelmina Paays mengatakan, cuaca buruk ini disebabkan adanya kumpulan awan komulonimbus di atas langit Kota Ambon.

“Ini memang karena di atas Kota Ambon khususnya dari kecamatan Nusaniwe sampai Teluk Ambon itu sedang tertutup awan kumulonimbus, terus ada guntur dan kilat juga,” kata Wilhelmina kepada Konfirnasitimes.com saat dikonfirmasi.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Orangutan Bikin Heboh Warga Desa Aur Cina

Read Next

42 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jatuh di Filipina