ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Orangutan Bikin Heboh Warga Desa Aur Cina

Orangutan Tapanuli

Ilustrasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (04/07/2021). Sebuah kebun milik warga Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau dihebohkan dengan kemunculan seekor orangutan.

Lokasi orang utan masih tepat di sekitaran objek wisata Bukit Selancang.

Warga tak hanya heboh melainkan juga khawatir. Kejadian itu lalu dilaporkan masyarakat kepada pihak Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (BTNBT).

Kepala BTNBT, Fifin Arfiana Jogasara, menyampaikan orangutan tersebut memasuki areal objek wisata Bukit Selancang untuk mencari makanan.

Masyarakat khawatir terhadap satwa ini sebab berbadan besar yang diperkirakan sudah berusia 19 tahun.

“Setelah mendapat laporan itu, kita bersama masyarakat melakukan mitigasi,” kata Fifin, dalam keterangannya, Sabtu (03/07/2021).

Kejadian itu, kata Fifin, sempat viral di media sosial. Dari penampakan foto, orangutan itu diduga bernama Rocky dengan jenis kelamin jantan dan berusia 19 tahun.

“Diduga orangutan itu adalah Rocky yang sempat menjalani rehabilitasi di pusat reintroduksi orangutan yang dikelola oleh KLHK dan Frankfurt Zoological Society (FZS). Sebelumnya orangutan ini dipelihara manusia sehingga sifat alaminya berkurang,” terangnya.

Menurut Fifin, beberapa waktu lalu setelah menjalani rehabilitasi, orangutan ini dilepasliarkan ke TNBT pada tanggal 16 Juni 2021 di Daerah Bukit Sabun, Dusun Talang Tanjung, Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Indragiri Hulu.

Tim Balai TNBT bersama-sama dengan FZS, Kepolisian Sektor Batang Gangsal, KPH Indragiri, Pemerintahan Desa Aur Cina dan beberapa relawan masih dalam proses pencarian dan penyisiran terhadap Rocky. Hingga saat ini satwa tersebut belum ditemukan.

“Dugaan sementara Rocky kembali masuk ke dalam Kawasan TNBT. Tim tetap akan melakukan penyisiran kawasan sampai Rocky dapat ditemukan kembali. Apabila dalam penyisiran ditemukan, maka akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu kondisi kesehatannya,” terangnya

Bila dinyatakan sehat dan layak untuk dilepasliarkan oleh Dokter Hewan, kata Fifin, maka akan dibawa kembali di tempat yang lebih jauh ke dalam Kawasan TNBT. Namun, apabila dinyatakan kurang atau tidak sehat akan dilakukan rehabilitasi dulu di Jambi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, agar dapat bersama- sama melindungi satwa liar ini. Apabila menemukan agar segera diinformasikan kepada kami pada kesempatan pertama,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Manfaat Semangka di Musim Panas

Read Next

Hujan Lebat Sepekan Lebih, Sejumlah Kawasan Di Kota Ambon Terendam Banjir Waspada Dan Siaga