ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
16 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Syarat Naik Kereta Api Terbaru Berlaku 5 Juli 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh yang Beroperasi pada Masa Peniadaan Mudik 6 Hingga 17 Mei 2021

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/07/2021). Bagi pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis dan disertai surat negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku.

Mulai 5 hingga 20 Juli 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Untuk pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin. Kemudian untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan menujukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Adapun untuk pelanggan KA Lokal dan KA Aglomerasi tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

“Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021 tentang petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (03/07/2021).

Joni menerangkan, persyaratan tersebut baru diberlakukan mulai tanggal 5 Juli oleh Kementerian Perhubungan dalam rangka memberikan kesiapan kepada operator transportasi maupun calon pelanggan.

Untuk membantu melengkapi persyaratan calon pelanggan, KAI juga akan menyediakan layanan vaksinasi Covid-19 gratis di stasiun khusus bagi pelanggan KA Jarak Jauh. Hal ini juga dalam rangka mendukung program vaksinasi covid-19 yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Saat ini layanan tersebut masih dalam tahap persiapan dan kordinasi dengan para stakeholder. Jika sudah siap akan segera kami infokan teknis dan persyaratannya kepada para calon pelanggan” ujar Joni

Selain itu KAI juga menyediakan 40 stasiun yang menyediakan Rapid Test Antigen seharga Rp85.000. Syaratnya adalah dengan menunjukkan kode booking atau tiket KA Jarak Jauh dan kartu vaksin khusus bagi pelanggan KA Jarak Jauh di pulau Jawa. Ke depan jumlah stasiun yang menyediakan layanan Rapid Test Antigen akan ditambah secara bertahap.

Ke-40 stasiun tersebut yaitu Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Medan, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Tanjungkarang, dan Baturaja.

“Pada saat proses boarding, petugas akan mengecek seluruh persyaratan pelanggan dengan teliti, cermat, dan tegas untuk memastikan pelanggan yang diizinkan naik kereta api benar-benar telah memenuhi syarat yang ditetapkan,” teang Joni.

Bagi pelanggan yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan 100%.

Agar tercipta physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 50% untuk KA Lokal. Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

“Pada masa PPKM Darurat, KAI melakukan penyesuaian jumlah operasional Kereta Api. Hal ini ditujukan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan Kereta Api di berbagai wilayah,” kata Joni.

Untuk mengetahui KA yang masih beroperasi pada masa PPKM Darurat, pelanggan dapat mengeceknya melalui aplikasi KAI Access, web KAI, dan channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Bagi calon pelanggan yang telah membeli tiket namun perjalanan KA-nya dibatalkan, bea tiket akan dikembalikan 100%. Proses pembatalan dapat dilakukan sampai dengan H+30 dari tanggal yang tertera pada tiket di seluruh stasiun yang melayani penjualan tiket atau Contact Center KAI melalui WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121.

“Masyarakat yang telah membeli tiket tersebut juga akan dihubungi oleh Contact Center 121 terkait proses pembatalan tiketnya,” ujar Joni.

Info selengkapnya terkait perjalanan Kereta Api di masa PPKM Darurat, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI121.

Daftar KA Jarak Jauh yang Dibatalkan Perjalanannya Periode 3-20 Juli

No

No KA

Nama KA

Rute

1

11, 12

Argo Sindoro

Gambir – Semarang Tawang PP

2

13, 14

Argo Muria

Gambir – Semarang Tawang PP

3

16, 25, 26, 29F

Argo Cheribon

Gambir – Cirebon, Gambir – Tegal PP

4

44F, 51F

Argo Parahyangan

Gambir – Bandung pp

5

57A, 58 A

Argo Lawu

Gambir – Solo Balapan pp

6

KP/10135, KP/10156

KA Tambahan Solo Balapan – Gambir

Gambir – Solo Balapan pp

7

73, 74

Brawijaya

Gambir – Malang PP

8

88-85A, KP/86A-KP/87A

Purwojaya

Gambir – Cilacap PP

9

7025A, KP/7026B

Taksaka Tambahan

Gambir – Yogyakarta pp

10

KP/101B, KP/102A

Singasari

Pasarsenen – Blitar PP

11

112A-113, 114-111A

Ranggajati

Cirebon – Jember PP

12

121A, 122A

Bangunkarta

Pasarsenen – Jombang PP

13

127, 128

Gumarang

Pasarsenen – Surabaya Pasarturi PP

14

131, 132

Mutiara Selatan

Bandung – Surabaya Gubeng PP

15

KP/138A

Bogowonto

Pasarsenen – Lempuyangan

16

KP/139A

Gajahwong

Lempuyangan – Pasarsenen

17

KP/141A, 142A

Senja Utama Yogyakarta

Pasarsenen – Yogyakarta pp

18

KP/143A

Fajar Utama Yogyakarta

Yogyakarta – Pasarsenen

19

155A, 156A

Sawunggalih

Pasarsenen – Kutoarjo PP

20

157, 160F

Lodaya

Bandung – Solo Balapan PP

21

169, 170

Kertanegara

Purwokerto – Malang PP

22

175, KP/176A

Sancaka

Yogyakarta – Surabaya Gubeng PP

23

183A-186, 185-184A, 193-194A

Kamandaka

Purwokerto – Semarang Tawang PP

24

187A-188, 189-190A-191, 195A-196

Joglosemarkerto

Purwokerto – Solo Balapan PP, Solo Balapan – Purwokerto – Tegal – Semarang Tawang – Solo Balapan

25

203, 204, 205, 206, 207, 208, 209, 210

Kaligung

Cirebon Prujakan – Semarang Poncol PP, Tegal – Semarang Poncol PP, Brebes – Semarang Poncol PP

26

233F – 236F, 235F-234F

Baturraden Ekspres

Bandung – Purwokerto PP

27

255, 256

Kertajaya

Pasarsenen – Surabaya Pasarturi PP

28

281, 282

Matarmaja

Pasarsenen – Malang PP

29

285, 286

Pasundan

Kiaracondong – Surabaya Gubeng PP

30

223F, 224F

Nusa Tembini

Yogyakarta – Cilacap PP

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Catat, Ini Jam Operasional KRL Commuter Line Terbaru

Read Next

79 Formasi Tersedia di BMKG, Cek Cara Daftarnya