ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Sabotase Zionis Menutup 90 Persen Pabrik di Gaza

Sabotase Zionis Menutup 90 Persen Pabrik di Gaza

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/07/2021). Komite Rakyat Palestina mengumumkan dalam sebuah laporan pada Jumat malam bahwa lebih dari 90% pabrik di Gaza berada di ambang penutupan karena rezim Zionis mencegah barang memasuki jalur tersebut.

Media internasional memberitakan, Jamal Al-Khadiri, ketua Komite Rakyat untuk Pembongkaran Jalur Gaza, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hanya 10 persen pabrik Gaza yang beroperasi seperti biasa.

“Para penjajah Israel memblokir masuknya barang ke Gaza, yaitu sekitar $ 100 juta,” katanya.

Al-Khadiri melanjutkan: “Dengan penutupan penuh penyeberangan” Karam Abu Salem “dalam 2 bulan terakhir, barang-barang ini disita di pelabuhan-pelabuhan Israel dan gudang-gudang rezim ini.”

“Barang-barang ini, yang telah dilisensikan secara legal untuk diimpor dari pelabuhan Israel, adalah barang dari sektor industri dan pertanian,” katanya.

Al-Khadiri menambahkan: “Setelah barang dibereskan melalui bea cukai dan keluar dari pelabuhan, mereka akan dicegah memasuki persimpangan, yang tidak akan terjadi tanpa alasan apa pun selain meningkatkan tekanan pada sektor ekonomi Jalur Gaza.”

Dia mengatakan bahwa masalah ini telah memberikan pukulan telak bagi ekonomi nasional Palestina di Jalur Gaza dan secara signifikan telah membayangi semua aspek kehidupan di jalur tersebut.

Al-Khadiri menambahkan: “Langkah-langkah seperti itu dan berlanjutnya penutupan satu-satunya rute perdagangan akan meningkatkan pengangguran dan kemiskinan dan akan membayangi semua kehidupan ekonomi di Jalur Gaza.”

Rezim Zionis telah menutup penyeberangan Karam Abu Salem, yang merupakan satu-satunya penyeberangan komersial di Gaza, sejak awal serangannya baru-baru ini (10-12 Mei), dan banyak barang masih dilarang memasuki jalur tersebut.

Penduduk Gaza, yang menderita di bawah pengepungan Israel sejak 2006, telah mengeluh tentang larangan Israel dalam beberapa hari terakhir, sebuah langkah yang memperburuk situasi ekonomi dan kemanusiaan di selat itu.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Catat, Ini Aturan Baru Teknis Perjalanan Darat, Laut, Dan Udara Selama PPKM Darurat

Read Next

Daftar Titik Lokasi Pembatasan Mobilitas Jakarta dan Sekitarnya