ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
5 August 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Lima Mitos dan Fakta tentang Vitamin C

vitamin c

Konfirmasitimes.com-Jakarta (03/07/2021). Vitamin C adalah salah satu nutrisi paling populer. Sejak adanya simpang siur informasi terkait vitamin C, banyak informasi yang berbeda telah diterima tentang hal itu, tetapi tidak semuanya akurat. 

Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang akan memungkinkan Anda untuk belajar lebih banyak tentang zat ini, yang penting bagi tubuh kita.

Mitos. Suplemen Vitamin C Melindungi Terhadap Pilek

Sayangnya, vitamin C tidak dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena virus dan sakit. Di musim dingin, Anda bisa makan asam askorbat dengan jeruk setidaknya setiap hari, tetapi risiko sakit tidak akan berkurang. Namun, kabar baiknya adalah jika Anda sudah sakit, vitamin C dapat sedikit mempersingkat durasi penyakit. Karena itu, Anda tidak boleh sepenuhnya menghapusnya.

Fakta. Kekurangan vitamin C jarang terjadi

Kekurangan vitamin C adalah hal yang sangat tidak menyenangkan, disertai gusi berdarah, persendian bengkak, kulit kering parah, dan sebagainya. Tetapi jika Anda belum melakukan perjalanan laut selama setahun, hanya memiliki persediaan biskuit dan air, maka semua ini tidak mengancam Anda. Penyakit kudis sangat jarang terjadi. Kita dapat mengatakan bahwa penyakit ini praktis menghilang setelah vitamin yang tersedia untuk siapa pun muncul di setiap apotek. Bahkan jika kekurangan vitamin C terjadi, biasanya hilang tanpa komplikasi serius.

Mitos. Buah jeruk adalah sumber vitamin C terbaik

Buah jeruk adalah sumber vitamin C yang sangat baik dan, yang penting, rasanya cukup enak. Tetapi ada makanan yang secara signifikan lebih unggul dari jeruk dan lemon dalam kandungan asam askorbat. Produk tersebut termasuk pinggul mawar, paprika, kismis hitam, buckthorn laut, brokoli, kiwi, dan lainnya.

Fakta. Vitamin C membantu mengontrol berat badan

Sebuah studi oleh para ilmuwan dari University of Arizona (USA) menunjukkan bahwa vitamin C dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan lemak untuk energi, baik saat berolahraga maupun saat istirahat. Tetapi jangan buru-buru menyimpan asam askorbat, vitamin C bukanlah pembakar lemak ajaib: itu hanya peserta penting dalam proses kompleks metabolisme lipid, dan jika kurang, pelanggaran dapat terjadi. Jadi, diet kaya nutrisi (termasuk vitamin C) dan olahraga tetap penting untuk menghilangkan lemak.

Mitos. Anda Tidak Bisa Mendapatkan Terlalu Banyak Vitamin C

Tubuh kita tidak menumpuk asam askorbat, sehingga mengalami hipervitaminosis, seperti kekurangan vitamin C, cukup sulit. Tapi itu mungkin jika Anda menggunakannya secara tidak terkendali. Tunjangan harian yang direkomendasikan untuk vitamin ada karena suatu alasan, dan lebih baik untuk mematuhinya. Overdosis vitamin C dapat menyebabkan mual, kembung, gangguan pencernaan, sakit kepala, insomnia, dan batu ginjal.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Daftar Titik Lokasi Pembatasan Mobilitas Jakarta dan Sekitarnya

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Sabtu 3 Juli 2021