ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
6 August 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Syarat Diperketat, Penumpang Pesawat Perlu Tahu Ini

Photoshoot dan Video di Bandara Bali Harus Memenuhi Persyaratan Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (01/07/2021). PT Angkasa Pura/AP I (persero) melakukan pengetatan persyaratan perjalanan udara.

“Pengetatan tersebut disesuaikan dengan kondisi masing-masing cabang bandara,” kata Direktur Utama AP I Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/06/2021).

Faik Fahmi menjelaskan, sesuai Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08/2021, syarat pelaku perjalanan udara menuju Pulau Bali pada masa pandemi COVID-19 yaitu surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan dan wajib dilengkapi dengan barcode atau QRcode.

Tak hanya itu, untuk menuju dan dari Kalimantan Tengah, berdasarkan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah nomor 443.1/107/Satgas COVID-19, pelaku perjalanan udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan yang dilengkapi dengan barcode atau QRcode.

“Untuk tujuan Kalimantan Barat, sesuai Surat Edaran Gubernur Kalimantan Barat Nomor 75/2021, pelaku perjalanan udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan,” jelasnya.

Sementara untuk menuju dan dari Sulawesi Tengah, sesuai Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah nomor 443/545/Din.Kes, pelaku perjalanan udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Tujuan Kupang, sesuai Surat Edaran Walikota Kupang nomor 030/HK.443.1/VI/2021, pelaku perjalanan udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada hari H keberangkatan,” jelasnya.

Sementara dengan tujuan ke daerah lainnya, berdasarkan Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 12/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi COVID-19, setiap penumpang pesawat harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada hari H keberangkatan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Kelelahan Karena Panas: Lima Tanda Bahwa Anda Sudah Terlalu Lama Kepanasan

Read Next

Catat! Daerah Ini Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan