ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
21 October 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ke Jogja Wajib Tunjukkan Surat Bebas Covid-19

Yogyakarta

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/06/2021). Bagi wisatawan dari luar DIY yang akan berwisata ke wilayah ini wajib menunjukkan surat bebas Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memberlakukan kebijakan itu dalam rangka menekan penambahan kasus Covid-19 di wilayah ini.

Bupati Gunung Kidul Sunaryanta menyampaikan sudah mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 443/2707 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Gunung Kidul untuk pengendalian Covid-19 yang berlaku sampai 5 Juli.

“Pada diktum kesembilan, penerapan kegiatan di area publik, di antaranya tempat pariwisata, poin satu ditetapkan bahwa semua pengunjung diwajibkan membawa atau menunjukkan hasil rapid antigen negatif,” ujar Sunaryanta , dalam keterangannya, Selasa (29/06/2021).

Pada poin kedua, kata Sunaryanta, diberlakukan pembatasan jam operasional hingga 18.00 WIB. Diatur pula jumlah pengunjung destinasi wisata maksimal 25 persen dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat. Selanjutnya, poin ketiga bila pada destinasi wisata terdapat pelaku wisata terkonfirmasi positif Covid-19, destinasi wisata tersebut ditutup sementara waktu hingga wilayah tersebut dinyatakan aman.

“Kami sudah minta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Dinas Pariwisata segera melaksanakan kebijakan ini, dan melakukan komunikasi dengan pelaku wisata atas kebijakan tersebut,” ujarnya.

Sementara menurut keterangan Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono mengatakan dalam rangka menindaklanjuti instruksi bupati tersebut, Dinas Pariwisata telah mengeluarkan surat edaran yang akan diteruskan kepada petugas, dan pelaku wisata lainnya.

Surat edaran itu, intinya memberitahu bahwa wisatawan dari luar DIY wajib menyertakan surat bebas Covid-19 atau minimal rapid antigen negatif.

“Surat edaran tersebut sudah kami edarkan kepada pelaku wisata di Gunung Kidul yang berlaku mulai hari ini hingga 5 Juli, dan selanjutnya menunggu perkembangan penambahan Covid-19 di Gunung Kidul,” katanya.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Tarif Pungutan Ekspor Produk Kelapa Sawit Berubah

Read Next

Ilmuwan: Biji Bunga Matahari Terbukti Menjadi Pereda Nyeri yang Efektif