ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Ilmuwan: Biji Bunga Matahari Terbukti Menjadi Pereda Nyeri yang Efektif

Bunga matahari

Konfirmasitimes.com-Jakarta (30/06/2021). Sebuah studi bersama oleh para ilmuwan dari Vienna Medical Institute (Austria), University of Queensland (Australia) dan Flinders University (Australia) menunjukkan bahwa peptida alami dalam biji bunga matahari bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk sakit perut dan peradangan gastrointestinal.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan analgesik yang dapat menjadi alternatif dari opioid sintetik yang banyak digunakan. Para ilmuwan telah mengisolasi molekul dari biji bunga matahari yang memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik. Kemudian, teknik kimia obat digunakan untuk mengoptimalkan apa yang disebut penghambat tripsin bunga matahari-1 (SFTI-1), salah satu peptida siklik terkecil yang terjadi secara alami. Setelah itu, berdasarkan SFTI-1, sekitar 19 peptida disintesis, yang diuji secara farmakologis.

“Salah satu peptida ini telah terbukti sebagai molekul analgesik inovatif yang potensial yang dapat membantu mengatasi nyeri pada saluran cerna atau organ perifer. Peptida ini sangat stabil, sangat kuat, dan terbatas pada perifer tubuh. Oleh karena itu, kami berharap bahwa penggunaannya akan menyebabkan lebih sedikit efek samping khas yang biasanya terjadi dengan penggunaan opioid,” Kata Christian Gruber, salah satu penulis studi tersebut.

Hasil uji coba, yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Chemistry , menunjukkan bahwa peptida yang ditemukan oleh para ilmuwan bertindak melalui apa yang disebut reseptor opioid kappa dan secara selektif hanya mengaktifkan jalur sinyal molekuler yang memengaruhi transmisi rasa sakit, tetapi tidak menyebabkan rasa sakit. efek samping khas analgesik opioid. Di masa depan, para ahli berencana untuk menggunakan peptida untuk mengembangkan formulasi pil yang aman yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit di saluran pencernaan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ke Jogja Wajib Tunjukkan Surat Bebas Covid-19

Read Next

BEM Unair Tanggapi Langkah BEM UI Kritik Jokowi