ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Catat! Per 30 Juni, Pelaku Perjalanan ke Bali Harus Siapkan Ini

Photoshoot dan Video di Bandara Bali Harus Memenuhi Persyaratan Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (28/06/2021). Penumpang pesawat domestik yang memiliki kunjungan atau jadwal ke Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai harus menyiapkan dokumen tes kesehatan swab PCR dengan hasil negatif Covid-19.

Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan kebijakan itu berlaku mulai Rabu, 30 Juni 2021.

“Kami akan berlakukan surat edaran baru atas arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Menteri Perhubungan untuk memperketat gerbang masuk Bali melalui kunjungan domestik, khususnya udara,” kata Wayan dalam press briefing secara virtual, Senin (28/06/2021).

Tak hanya itu, Pemerintah Bali akan memperketat aturan perjalanan bagi penumpang yang masuk ke Pulau Dewata lewat jalur darat dan laut. Wayan menekankan, penumpang yang masuk ke Bali menggunakan kapal melalui pelabuhan penyeberangan harus mengantongi syarat tes swab Antigen atau swab PCR.

“Jadi GeNose tidak berlaku,” ujar Wayan.

Pemerintah Bali, kata Wayan, tengah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kebijakan anyar tersebut. Pemerintah Bali memberikan waktu dua hari sejak hari ini bagi para penumpang untuk lebih dulu bersiap-siap sebelum ketentuan pengetatan dokumen kesehatan berlaku.

Menurut catatan Pemerintah Provinsi Bali, jumlah kunjungan turis domestik ke Bali melewati jalur udara selama Juni 2021 mencapai 8.000-9.000 orang per hari. Sedangkan kunjungan turis domestik melalui jalur darat mencapai 10 ribu per hari.

Ketentuan penumpang pesawat itu akan diatur dalam Surat Edaran Gubernur Provinsi Bali yang akan terbit pada Selasa, 29 Juni 2021. Dengan aturan anyar ini, hasil tes kesehatan lain, seperti swab Antigen dan GeNose, tidak lagi berlaku bagi penumpang pesawat.

Dalam rangka menghindari kecurangan penumpang, Pemerintah Bali akan mengecek keaslian dokumen swab PCR melalui pemindaian kode barcode.

Surat bebas Covid-19 yang akan melewati pengecekan dengan QR code itu untuk memastikan surat keterangan yang dibawa tidak palsu.

“Karena banyak juga surat keterangan palsu, berbayar. Jadi ada bawa surat, tapi sebenarnya itu tidak mengikuti swab atau rapid test antigen,” katanya.

Selain pengetatan pintu masuk Bali melalui jalur udara, Koster juga memperketat pintu masuk melalui jalur darat dan laut.

Pelaku perjalanan yang melalui jalur darat atau laut juga wajib membawa surat bebas Covid-19 minimal berbasis tes cepat antigen.

“Darat dan laut harus minimum menggunakan rapid test antigen, kalau swab berbasis PCR itu lebih baik lagi, tapi yang GeNose sudah tidak diberlakukan lagi,” kata Koster.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Wisata Rasa Baru, Spot Taman Bunga Ditengah Sawah

Read Next

Taliban Tuntut AS Penuhi Kewajibannya Berdasarkan Perjanjian Damai Afghanistan