ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Mulai Jam 9 Malam Hingga 4 Pagi, Polda Metro Sekat di 12 Lokasi

Viral! Penyekatan di Tol Cikarang Hambat Pekerja Pabrik, Jasa Marga Buka Suara

Konfirmasitimes.com-Jakarta (26/06/2021). Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya dikabarkan bakal menambah titik pembatasan mobilitas warga dari 10 menjadi 22 lokasi di Jakarta dan kota sekitarnya.

Penambahan titik menindaklanjuti usai kebijakan itu dinilai efektif mendisiplinkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, penyekatan yang diberlakukan di 10 titik jalan sebelumnya karena sering terjadinya pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

“Saya ulangi kegiatan mobilitas pengguna jalan kenapa dibatasi, karena masih banyak terjadi pelanggaran. Di titik tersebut karena kerap terjadi pelanggaran prokes,” terang Yusri, Senin (21/06/2021).

Menurut keterangan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan, 12 titik pembatasan mobilitas itu akan ditempatkan di Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Kalau kemarin 10 itu ada di Jakarta. Hasil evaluasi ditambah 12 titik di kawasan penyangga Ibu Kota,” ujar Sambodo, dalam keterangannya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/06/2021).

Sejauh ini Sambodo belum membagikan detail pasti di mana titik pembatasan mobilitas tersebut akan ditempatkan.

Sambodo hanya mengatakan jam pemberlakuannya sama dengan di Jakarta, yakni pukul 21.00-04.00 WIB.

“Nanti akan disampaikan titiknya di mana saja. Aturannya sama, jam 21.00 sampai 04.00 WIB, walaupun dalam pelaksanaannya kita melihat situasi di lapangan,” terang Sambodo.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menerapkan pembatasan mobilitas pengguna jalan pada 10 lokasi, guna menekan kasus COVID-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

10 lokasi yang menjadi sasaran pembatasan mobilitas, yakni kawasan Bulungan, Kemang, Jalan Gunawarman, dan Jalan Suryo (Jakarta Selatan).

Lalu, Cikini Raya, Sabang, Jalan Asia Afrika (Jakarta Pusat), BKT (Jakarta Timur), Kota Tua (Jakarta Barat), Boulevard Kelapa Gading (Jakarta Utara), dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).

Sambodo menjelaskan, pembatasan mobilitas tersebut dengan cara pengalihan arus lalu lintas terhadap pengendara pada 10 lokasi tersebut.

Setidaknya ada empat jenis kendaraan yang diperbolehkan melintas saat diberlakukannya penyekatan.

Pertama, kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam kebakaran, polisi, dan TNI.

Kedua, kendaraan bagi penghuni yang bermukim di sepanjang jalan yang disekat.

Ketiga, pengunjung hotel yang lokasinya di sekitar penyekatan.

Adapun keempat yaitu kendaraan bagi masyarakat yang ingin bepergian ke rumah sakit atau ke apotek juga diperbolehkan untuk melintas.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Sabtu 26 Juni 2021

Read Next

Daftar Nama 33 Calon Dubes Pilihan Jokowi