ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
6 August 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kejagung Lelang Sitaan Kasus Korupsi Asabri, Hasilnya Senilai Rp17,2 Miliar

Asabri

Konfirmasitimes.com-Jakarta (25/06/2021). Belasan mobil sitaan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tidak pidana pencucian uang dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero) mulai dilelang Kejaksaan Agung melalui Pusat Pemulihan Aset.

Dari 16 mobil, terdapat 11 mobil yang berhasil dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta IV dengan total harga mencapai Rp17.232.600.000.

“Selanjutnya hasil bersih lelang seluruhnya akan disetorkan ke rekening penampungan pada JAMPidsus untuk dapat digunakan sebagai barang bukti pengganti dalam proses penyelesaian lebih lanjut perkara pada tersangka tersebut dan terhadap lima mobil yang tidak laku akan dilakukan lelang ulang pada tanggal 01 Juli 2021,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui keterangan tertulisnya, Kamis (24/06/2021).

Proses lelang, kata Leonard, adalah tindak lanjut Nota Dinas Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor B-101/F.2/Fd.2 /04/2021 tanggal 7 April 2021 perihal bantuan pelelangan aset dalam tahap penyidikan.

Bahwa dalam penyidikan pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 sampai dengan 2019 atas nama tersangka JS, SW, IWS dan HH telah dilakukan tindakan penyitaan/penitipan benda sitaan berupa kendaraan baik mobil-mobil maupun bus yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Akan tetapi untuk mencegah dari kerusakan memerlukan biaya penyimpanan tinggi yang tentunya membebani anggaran Kejaksaan.

“Penyimpanan benda sitaan yang mempunyai sifat cepat rusak akan mengakibatkan menurunnya nilai ekonomis dari benda sitaan tersebut sehingga berpotensi merugikan keuangan negara, karena pada saat dilakukan pelelangan nilai barang tersebut menjadi sangat rendah atau bahkan tidak mempunyai nilai ekonomis lagi, sehingga dipandang perlu untuk dilakukan penyelesaian secara cepat,” kata Leonard.

Pelelangan benda sitaan yang mempunyai sifat cepat rusak dan memerlukan biaya penyimpanan yang tinggi dilakukan melalui lelang eksekusi benda sitaan Pasal 45 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Lelang 16 mobil telah dilaksanakan pada Selasa 15 Juni 2021 di KPKNL Jakarta IV melalui e-Auction open bidding yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id. Penawaran dimulai pukul 09.00 sampai dengan pukul 11.00 waktu server aplikasi lelang internet (sesuai WIB).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Menara di Miami Runtuh, Sedikitnya 99 Orang Dinyatakan Hilang

Read Next

Biden Terus Janjikan Lapangan Pekerjaan Bagi Pengangguran di AS