ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Kejari Padang Usut Dugaan Penyelewengan Insentif Nakes

Insentif Nakes Berkurang, Begini Alasannya

Ilustrasi

Konfirmasitimes.com-Jakarta (22/06/2021). Di Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan ada dugaan penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan di puskesmas dalam masa penanganan Covid-19 dan kini tengah diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Sumbar.

“Kami terus mendalami persoalan ini lewat proses penyelidikan, namun sejauh ini belum ditemukan unsur pidana,” kata Kepala Kejari Padang Ranu Subroto didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Therry Gutama, di Padang, dalam keterangannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, laporan penyelewengan dana itu diterima Kejari pada Maret 2021. Sejauh ini menurut keterangan Therry, setidaknya ada 60 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Mereka yang dipanggil adalah pihak-pihak terkait dengan dana insentif tenaga kesehatan ini, keterangannya diperlukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Therry Gutama menyampaikan, pihaknya segera menuntaskan proses permasalahan tersebut demi mendapatkan kepastian hukum. Dia mengungkapkan jika dalam penyelidikan, pihaknya menemukan unsur pidana maka proses kasus akan dinaikkan ke tahap penyidikan.

Kebalikannya bila tidak ditemukan unsur pidana, jadi proses penyelidikan akan dihentikan.

“Tujuan kami adalah memenuhi rasa keadilan dan memberikan kepastian hukum kepada pihak terkait,” ujarnya.

Dugaan penyelewengan dana insentif tenaga kesehatan di puskesmas dalam penanganan COVID-19 tersebut diketahui sebelumnya berawal dari laporan yang diterima Kejari Padang pada Mei 2021. Laporan dari masyarakat tersebut lalu ditindaklanjuti oleh kejaksaan dengan melakukan penyelidikan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ini Lho, Desa Wisata Kelas Dunia yang Patut Anda Kunjungi

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Selasa 22 Juni 2021