ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Berteduh, Dua Warga Sampit Meninggal Dunia Tersambar Petir

meninggal

Konfirmasitimes.com-Jakarta (21/06/2021). Dua orang meninggal dunia akibat tersambar petir saat berteduh di sebuah pondok.

Kedua orang itu merupakan warga Sampit Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Yoyok Siswanto (41) dan Zainul Arifin (42).

“Kejadiannya Sabtu (19/06/2021) sekitar jam 17.00 WIB. Ada kejadian orang tersambar petir yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” ujar Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin, dalam keterangannya melalui Kapolsek Ketapang AKP Samsul Bahri di Sampit, Minggu (20/06/2021).

Sebelumnya Yoyok dan Zainul berkunjung ke kebun sawit milik Sugianto. Keduanya datang bersama empat rekan mereka.

Kira-kira pukul 16.00 WIB ketika mereka asyik mengobrol, hari turun hujan. Mereka lalu berteduh di sebuah pondok yang lokasinya berdampingan dengan pondok milik Sugianto.

Insiden itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman km 11 Sampit – Pangkalan Bun. Lokasinya masuk sekitar sekitar satu kilometer dari jalan raya sebelah kanan dari arah Sampit.

Lokasi kejadian yakni areal kebun kelapa sawit milik warga RT 11 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Ketapang, sedangkan kedua korban merupakan warga Perumahan Wengga Metropolitan di Kelurahan Baamang Barat Kecamatan Baamang.

Menurut keterangan Sugianto kepada polisi, sekitar pukul 16.30 WIB mulai terjadi sambaran petir. Nahas terjadi sambaran petir yang sangat keras menghantam pondok tempat enam orang tengah berteduh.

Yoyok dan Zainul tersambar petir. Usai diperiksa, kedua korban sudah meninggal dunia. Sedangkan empat korban lainnya tidak mengalami cedera dalam kejadian itu.

Insiden itu lalu langsung dilaporkan ke kepolisian. Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia ke kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit.

“Empat orang teman korban lainnya, luput dan tidak mengalami luka. Sekira pukul 20.00 WIB, jenazah kedua korban dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan,” kata Samsul Bahri.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Haji Asan Sampit sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini pada pukul 12.40 WIB bahwa berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di Kabupaten Kotawaringin Timur, meliputi Kecamatan Cempaga, Cempaga Hulu, Kota Besi, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Parenggean, Pulau Hanaut, Seranau, Telaga Antang dan Teluk Sampit.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Ingat Ya, Dilarang Ekspor Benih Bening Lobster: Tapi Boleh Tangkap

Read Next

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Hari Ini, Senin 21 Juni 2021