ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Setuju Gak, Surat Suara Pemilu 2024 Disederhanakan?

kpu

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/06/2021). Penyederhanaan surat suara untuk Pemilu dan Pilkada 2024 tengah dalam pembahasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan  Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar menegaskan,  ide  penyederhanaan bentuk dari surat suara yang jumlahnya cukup banyak dalam pemungutan suara masih dimungkinkan, namun perlu kajian yang mendalam.

Berkaca pada Pemilu 2019, Fritz menilai, pemilih menerima lima lembar surat suara sekaligus, yaitu untuk pemilihan presiden, anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota.

“Ide dari beberapa anggota KPU terkait perubahan surat suara akan dimungkinkan surat suara akan diubah bentuknya. Kalau membaca pendapat Pak Hadar Gumay (mantan Komisioner KPU) beliau mengusulkan satu surat suara atau dimungkinkan jadi tiga surat suara ini perlu dikaji,” kata anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/06/2021).

Sementara itu, menurut keterangan dari Komisioner KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, usulan-usulan yang diterima, termasuk penyederhanaan surat suara nantinya akan dibahas lebih lanjut.

Divisi Peraturan Perundang-undangan, kata Raka Sandi, tengah menyusun sejumlah regulasi yang akan digunakan pada Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

KPU sebelumnya mengatakan tengah mengkaji desain penyederhanaan surat suara Pemilu 2024.

Pemilih rencananya hanya akan menerima satu atau dua lembar surat suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Kedepannya pemilih akan menggunakan hak pilihnya untuk lima pemilihan sekaligus dalam satu atau dua surat suara.

KPU hanya mencantumkan gambar partai politik peserta pemilu untuk pemilihan legislatif dalam contoh desain ide satu suara untuk lima pemilihan pada Pemilu 2024.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Lima Alasan Mengapa Rambut Menipis dan Rontok

Read Next

Putin dan Biden Bertemu, Apa yang Dibahas?