ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Manfaat Ganggang Merah bagi Kesehatan

Manfaat Ganggang Merah bagi Kesehatan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (17/06/2021).  Rumput laut merah atau ganggang merah telah digunakan dalam masakan Jepang selama bertahun-tahun dan masih populer sampai sekarang karena penting tidak hanya untuk memasak (seperti gulungan pembungkus), tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan.

Sebuah studi bersama oleh para ilmuwan dari Universitas Goryeo (Korea) dan Universitas Illinois di Urbana-Champaign (AS) menunjukkan bahwa rumput laut merah meningkatkan mikroflora usus dan juga memiliki aktivitas anti-kanker. Selama penelitian, para ahli membongkar struktur berbagai jenis ganggang merah dan menggunakan enzim untuk menguji gula yang dihasilkan untuk memahami mana yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Di antara enam gula yang diproduksi, yang paling menjanjikan adalah agarotriosa (polisakarida yang berasal dari agar) dan 3,6-anhydro-L-galactose (AHG).

Hasilnya, yang dipublikasikan dalam jurnal Marine Drugs , menunjukkan bahwa agarotriosa adalah makanan bagi bakteri probiotik Bifidobacterium longum ssp. Infantis, yang berarti mempromosikan pertumbuhan mereka, sehingga meningkatkan pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

“Kami menguji aktivitas prebiotik gula menggunakan bakteri Bifidobacterium longum ssp. infantis. Di antara gula yang diperoleh dari rumput laut, bakteri hanya dapat mengkonsumsi agarotriose, yang menunjukkan bahwa gula ini berfungsi sebagai prebiotik, yaitu meningkatkan pertumbuhan bakteri probiotik. Kami juga menguji strain bakteri lain, B. kashiwanohense, dan menemukan bahwa bakteri tersebut juga mengkonsumsi agarotriose. Hasil ini menunjukkan kepada kita bahwa ketika kita makan ganggang merah, mereka memecah di usus dan melepaskan gula yang berfungsi sebagai makanan bagi bakteri probiotik. Ini mungkin membantu menjelaskan mengapa orang Jepang lebih sehat daripada banyak orang lain,” kata Dr. Yun Zhu Yong, salah satu penulis penelitian.

Para peneliti juga menguji gula untuk melihat apakah mereka memiliki aktivitas anti-kanker.

“Kami menemukan bahwa AHG secara khusus menghambat pertumbuhan sel kanker usus besar manusia dan tidak mempengaruhi pertumbuhan sel normal,” kata Dr. Yoon.

Kedepannya, para ahli berencana untuk terus mempelajari fungsi ganggang merah menggunakan penelitian pada model hewan.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Rugi, Puluhan Gerai Sepatu Bata Ditutup

Read Next

Lebih dari 3 Ribu Preman dan Pelaku Pungli Ditangkap