ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
5 August 2021
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Program Kebanggaan Pemerintah KUR Tanpa Jaminan, Tak Sesuai Fakta Dilapangan

Program Kebanggaan Pemerintah KUR Tanpa Jaminan, Tak Sesuai Fakta Dilapangan

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/06/2021). Pemerintah Republik Indonesia dengan bangga mengklaim membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tak tanggung-tanggung, plafon KUR tanpa jaminan dinaikkan menjadi Rp 100 juta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rapat terbatas di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta menyampaikan bila Presiden RI Jokowi mengeluarkan kebijakan kredit bagi UMKM.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang tambahan subsidi pada bunga KUR sehingga menjadi 3% selama 6 bulan, 1 Juli 2021-31 Desember 2021,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada media, Selasa (04/05/2021).

Pemerintah juga mengklaim memutuskan untuk meningkatkan plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp 100 juta dari yang sebelumnya Rp 50 juta. Pemerintah juga memperbesar kredit UMKM menjadi 20 miliar dari sebelumnya berkisar Rp 500 juta – Rp 10 miliar.

“Presiden memberikan arahan bahwa kredit UMKM ini ditargetkan di tahun 2024 adalah lebih dari 30%. Jadi dari rata-rata 20% diangkat menjadi lebih dari 30%,” ujar Airlangga, Senin (05/04/2021).

“Ini perubahan yang diharapkan untuk segera dilaporkan ke bapak Presiden,” Lanjutnya.

Iming-iming pemerintah itu rupanya tak seindah fakta dilapangan.

Hal itu diketahui setelah awak media konfirmasitimes.com melakukan penelusuran dilapangan kepada beberapa lembaga jasa keuangan penyalur KUR Rp 100 juta tanpa jaminan, Senin (14/06/2021).

Bank BCA mengatakan pihaknya tak mengeluarkan pembiayaan kredit tanpa agunan atau jaminan. Artinya, semua pinjaman di Bank BCA harus melampirkan agunan.

“Kredit Tanpa Agunan (KTA)/BCA Personal Loan individu dihentikan sementara waktu mulai hari Senin, 27 April 2020 hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” kata Fika seorang karyawan Bank BCA melalui pesan singkat, Senin (14/06/2021).

Lebih lanjut, karyawan Bank BCA yang lain Nadin, menjelaskan terkait pembiayaan progam KUR termasuk apa saja yang bisa di jaminkan.

“Untuk keperluan modal usaha, salah satu pinjaman dana di BCA ada KUR. Jenis-jenis KUR BCA: 1. KUR BCA Mikro, 2. Istilah KUR BCA Ritel menjadi KUR BCA Kecil, 3. KUR BCA Khusus, 4. Penambahan jenis KUR BCA Super Mikro,” jelas Nadin.

“Agunan-agunan KUR Kecil: Rumah, Ruko/Tempat usaha, Kendaraan, Mesin, Persediaan barang,” imbuhnya.

Tidak hanya Bank Swasta. Bahkan Bank-Bank dibawah naungan kementerian BUMN juga tidak melaksanakan arahan Presiden Jokowi tersebut.

Hasil penelusuran pada Bank BRI dari unit sampai ke tingkat cabang, BRI juga tidak menyalurkan plafon KUR tanpa jaminan sampai Rp 100 juta.

Salah satu petugas BRI unit yang dihubungi menyampaikan “Bertahap, klau di kita dari 10 juta sampai 50 juta. Ujarnya.”

Saat dipertegas bahwa tidak ada plafon maksimal 100 juta, atau hanya bisa 10 juta untuk pinjaman pertama. Petugas BRI unit tersebut menjawab “Iya bertahap, klau di kita dari 10 juta sampai 50 juta. di cabang bisa sampai 500 juta, jaminannya sertifikat, jawabnya.”

Selanjutnya wartawan melanjutkan penelusuran kepada petugas di BRI cabang. Petugas di BRI cabang juga menyampaikan, bahwa BRI cabang juga tidak menyalurkan plafon KUR tanpa jaminan sampai Rp 100 juta sebagaimana yang diiming-imingi dan dibangga-banggakan oleh pemerintah Presiden Jokowi.

“Yg tanpa agunan kayanya yg 10 juta deh maksimal,” terangnya.

Lanjutnya, ketika ditunjukan pernyataan pemerintah, petugas tersebut menjawab. “Oh gak ada Kalau tanpa agunan di kita, Semuanya pake agunan itupun sertifikat.”

Hal senada juga disampaikan salah seorang karyawan Bank Mandiri, Adi mengatakan bahwa Bank Mandiri tak menyediakan program pembiayaan KUR tanpa jaminan.

“Untuk di mandiri masih berdasarkan pendapatan Usaha dan Agunan,” kata Adi.

Program Kebanggaan Pemerintah KUR Tanpa Jaminan, Tak Sesuai Fakta Dilapangan

Dari brosur yang dibagikan Bank Mandiri dan BRI menerapkan bunga enam persen efektif per tahun dan mensyaratkan jaminan sebagai agunan, tidak seperti yang disampaikan dan diiming-imingi pemerintah Presiden Jokowi kepada masyarakat.

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

Pilkades Serentak Kepulauan Mentawai : 143 Cakades Bersaing Ketat

Read Next

Kasus Ekspor Benur Terus Diusut, Mulai dari Pernyataan Mengejutkan Saksi Hingga Edhy Prabowo Berharap Vonis Bebas