ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian
ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussian

Photoshoot dan Video di Bandara Bali Harus Memenuhi Persyaratan Ini

Photoshoot dan Video di Bandara Bali Harus Memenuhi Persyaratan Ini

Konfirmasitimes.com-Jakarta (14/06/2021). Siapa saja yang akan melakukan pengambilan foto dan video di beberapa spot menarik di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali harus memenuhi segala macam persyaratan.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali diketahui memiliki banyak spot menarik untuk dapat diabadikan dalam bentuk gambar maupun video. Beberapa di antaranya adalah keindahan Candi Bentar, keindahan arsitektur bandara, dan beberapa fasilitas bandara lainnya yang pada waktu sebelumnya sulit diakses dan sangat dibatasi.

“Ini merupakan inovasi layanan bagi masyarakat sekaligus inovasi dalam memperluas potensi pendapatan bandara. Masyarakat umum dapat mengabadikan momen indahnya di area bandara yang sebelumnya tidak dapat diakses publik umum, termasuk mengabadikan momen prewedding secara berbeda dan ikonik. Photoshoot di Bandara Bali bisa menjadi pilihan utama lokasi prewedding anda,” kata Kepala Sekretaris Perusahaan AP I Handy Heryudhitiawan melalui keterangan tertulisnya, Minggu (13/06/2021).

Akan tetapi, berhubung bandara adalah objek vital negara yang harus terjaga keamannnya, tidak semua area bandara dibuka untuk layanan ini.

“Kami memastikan bahwa aspek keamanan dan keselamatan di bandara tetap dijaga dan diutamakan walau terdapat layanan airport photo and video shoot,” katanya.

Untuk dapat melakukan pengambilan foto dan video di Bandara Bali, masyarakat, khususnya untuk kategori perorangan, hanya perlu membayar tarif mulai dari Rp5 Juta per empat jam, dan untuk penambahan waktu dikenakan penambahan tarif sebesar Rp1 Juta per jam. Sedangkan untuk kategori perusahaan dikenakan tarif yang berbeda dengan tarif perorangan.

Dengan tarif tersebut, masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video akan mendapatkan akses pengambilan foto dan video ke area sisi udara (airside) dan sisi darat (land side) kecuali area terlarang, airport pass maksimum delapan orang, dan ruang ganti. Pihak pengelola Bandara Bali hanya menyediakan lokasi saja dan tidak menyediakan fotografer/ videografer, make-up artist, kostum, porperti lain terkait kegiatan pengambilan foto dan video.

Bagi masyarakat yang berminat melakukan pengambilan foto dan video di Bandara Bali, dapat menyiapkan beberapa persyaratan di bawah ini:


Perorangan/ individu:
1. Mengajukan surat permohonan sewa tempat lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan ke General Manager AP I Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali;
2. Melampirkan konsep foto dan lokasi yang dipreferensikan;
3. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perorangan/individu;
4. Melampirkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) perorangan/individu; dan
5. Melampirkan Kartu Keluarga (KK).

Perusahaan :
1. Mengajukan surat permohonan pengajuan sewa tempat lokasi pengambilan foto dan video di area bandara yang ditujukan ke General Manager AP I Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali;
2. Melampirkan konsep foto dan lokasi yang dipreferensikan;
3. Melampirkan akte perusahaan;
4. Melampirkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan;
5. Melampirkan Surat Keterangan Domisili Perusahaan;
6. Melampirkan Tanda Daftar Perusahaan (TDP);
7. Melampirkan lembar Pengusaha Kena Pajak (PKP);
8. Melampirkan Kartu Tanda Pengenal (KTP) pimpinan perusahaan; serta
9. Melampirkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Bagaimana reaksi Anda?
Bagikan 


Read Previous

KMP Takabonerate Layani Rute Bira – Pamatata

Read Next

Baku Tembak Antara Tentara Turki dan Kelompok-kelompok Regional Kurdi